ADVERTISEMENT

Selasa, 29 Mar 2022 19:30 WIB

Viagra Bisa Buat Wanita? Begini Ternyata Efeknya

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
Fashion portrait of young elegant woman in bed Foto: iStock
Jakarta -

Viagra merupakan salah satu obat kuat paling populer untuk mengatasi disfungsi ereksi pada pria. Banyak pria mengaku mendapatkan kepuasan bercinta yang lebih baik setelah mengonsumsi pil berwarna biru ini.

Viagra diyakini akan meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh untuk melancarkan aliran darah. Pada pria, oksida nitrat ini akan meningkatkan aliran darah ke penis sehingga pemiliknya dapat mempertahankan ereksi. Sedangkan pada wanita, oksida nitrat ini akan meningkatkan pasokan darah ke area vagina dan klitoris.

Mengingat umumnya obat viagra dikonsumsi untuk pria, bagaimana jadinya kalau wanita mengkonsumsi obat kuat tersebut? Adakah bahaya atau efek sampingnya?

Dikutip dari Healthline, berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association tahun 2008, para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi obat antidepresan dan viagra mengalami peningkatan fungsi orgasme.

Namun, manfaat obat viagra bagi wanita hanya sampai situ saja, pasalnya FDA belum menyetujui obat tersebut untuk dikonsumsi wanita dan kebanyakan dokter tidak akan meresepkannya pada wanita.

Penelitian itu pun belum bisa menemukan khasiat dan keamanan penggunaan obat tersebut pada wanita. Meskipun obat ini dikhususkan untuk pria, nyatanya viagra juga tidak aman bagi beberapa pria. Efek sampingnya bisa meliputi masalah jantung, tekanan darah tinggi, masalah mata, penyakit hati kronis, atau penyakit ginjal.

Akan tetapi, kini ada obat setara viagra yang sudah disetujui oleh FDA sebagai pengobatan untuk hasrat seksual yang rendah pada wanita menjelang masa menopause, yaitu flibanserin dengan nama Addyi. Flibanserin bekerja dengan cara yang sangat berbeda dengan Viagra.

Flibanserin menargetkan otak, bukan organ genital. Selain itu, obat ini dimaksudkan untuk mengobati gangguan hasrat seksual hipoaktif (HSDD). HSDD adalah kondisi medis yang menandakan hasrat seksual rendah. Namun, kelemahan obat perangsang wanita ini tidak bisa digunakan bersamaan dengan alkohol karena memberikan interaksi yang berbahaya.

Efek samping yang paling umum dari flibanserin meliputi:

  • Pusing
  • Kesulitan tidur atau tetap tertidur
  • Mual
  • Mulut kering
  • Kelelahan
  • Tekanan darah rendah, juga dikenal sebagai hipotensi
  • Pingsan atau kehilangan kesadaran
  • Flibanserin tidak boleh digunakan pada orang dengan masalah hati.


Simak Video "Waspada! Ini Dampak Konsumsi Makanan dan Minuman Kelebihan Gula"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT