Selasa, 12 Apr 2022 21:30 WIB

Wanita Wajib Tahu! Seperti Ini Bau Miss V yang Sehat

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
Abstract image of the uterus. female reproductive system made up of flowers and leaves. uterus conceptual image. Foto: Getty Images/iStockphoto/vvmich
Jakarta -

Vagina wanita memang memiliki aroma tertentu yang khas, tetapi hal ini merupakan kondisi yang wajar karena tubuh yang sehat sekalipun memiliki bau. Namun, wanita juga perlu memastikan apakah bau vaginanya masih termasuk normal atau tidak.

Aroma pada vagina sebenarnya dapat berfungsi seperti feromon, meningkatkan gairah seksual pasangan. Akan tetapi jika bau vagina terlalu kuat dan mengeluarkan bau yang tidak biasa perlu diwaspadai.

Seperti Apa Bau Vagina Normal?

Vagina yang normal dan sehat seharusnya tidak wangi layaknya bunga-bunga atau buah-buahan. Bau vagina juga seharusnya tak seperti obat atau bahan kimia. Tak ada bagian tubuh manusia mana pun yang mengeluarkan aroma harum karena memang tidak perlu.

Setiap vagina memiliki bau yang khas berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Namun, pada dasarnya vagina mengeluarkan bau yang agak asam seperti cuka.

Dikutip dari Health, spesialis kandungan dr Sherry Ross dari Santa Monica Women's Health mengatakan faktor penyebab perubahan bau vagina adalah penggunaan antibiotik, douching, spermisida, pasangan seksual, dan frekuensi seks. Perubahan kadar hormon yang disebabkan oleh kehamilan, menyusui, atau menopause juga dapat mengubah aroma vagina.

Selain itu faktor seperti infeksi jamur dan bakteri juga bisa berpengaruh pada bau vagina.

"Faktor-faktor ini tidak hanya dapat menyebabkan bau aneh tetapi juga dapat menimbulkan gejala tidak nyaman lainnya," kata dr Ross.

Jika dicurigai mengalami infeksi vagina, penting bagi kamu untuk menemui dokter dan melakukan perawatan yang tepat. Infeksi vagina biasanya meliputi gatal vulva, rasa terbakar, bengkak serta perubahan bau terutama jika baunya amis, itu bisa jadi menandakan vaginosis atau trikomoniasis.

Cara untuk terhindar infeksi vagina dengan menjaga kebersihan vagina. Ini karena vagina memiliki kelenjar keringat dan folikel rambut yang dapat memikat bakteri dan berkontribusi terhadap bau yang kuat. Selain itu, vagina berada di dekat anus yang berarti sangat penting untuk menjaga kebersihan area tersebut.

Hindari mengkonsumsi bawang putih, bawang merah, kembang kol, dan cuka yang berlebihan agar pH vagina seimbang. Jangan lupa juga minum air putih yang cukup untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, termasuk untuk area vagina.



Simak Video "Terlanjur Terikat Asmara Antar Saudara, Dokter: "Saling Jujur Situasinya""
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)