Rabu, 18 Mei 2022 21:38 WIB

Bercinta Setiap Hari, Adakah Dampaknya untuk Kesehatan?

Firdaus Anwar - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Frekuensi bercinta bagi tiap pasangan bisa berbeda-beda tergantung dari berbagai faktor. Tidak ada patokan seberapa sering frekuensi bercinta yang normal.

Terkait hal tersebut, mungkin ada pasangan yang penasaran bagaimana bila bercinta dilakukan setiap hari. Apakah ada dampaknya untuk kesehatan?

Justin Garcia dari Kinsey Institute yang bergerak dibidang riset seks, gender, dan kesehatan reproduksi mengatakan pada intinya apakah individu yang terlibat bahagia. Bercinta setiap hari tidak masalah dilakukan selama memang itu kemauan tanpa paksaan.

Dari sisi medis menurut Justin memang ada 'titik puncak' saat frekuensi seks tampak mulai tidak banyak memberi manfaat. Seks sendiri bila dilakukan secara rutin dapat mempererat hubungan, menurunkan stres, hingga menurunkan risiko kanker prostat.

"Jadi, apakah berhubungan seks secara teratur itu sehat? Ya. Apakah itu baik untuk kesehatan Anda? Ya. Tapi ada semacam efek batas puncak yang bisa Anda dapatkan," kata Justin seperti dikutip dari USA Today, Selasa (17/5/2022).

"Bila frekuensi bercinta sudah meningkat dari dua kali sehari menjadi setiap hari, manfaatnya tidak banyak perbedaan," lanjutnya.

Sekali lagi ini kembali pada pilihan tiap pasangan. Justin mengatakan bila pasangan memang merasa senang dengan seks rutin setiap hari maka tidak ada salahnya.

"Seberapa sering atau jarang tiap pasangan bercinta, selama mereka bahagia tidak ada masalah," pungkas Justin.



Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)