Rabu, 01 Jun 2022 05:30 WIB

Mengapa Pria Sering Mengalami Ereksi di Pagi Hari? Begini Faktanya

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Banana peeled Mengapa Mr P selalu ereksi di pagi hari? (Foto: iStock)
Jakarta -

Morning Wood merupakan istilah slang yang biasa mengacu kepada penis yang mengalami ereksi pada saat bangun di pagi hari. Istilah dalam medisnya adalah Nokturnal Penile Tumescence (NPT) atau tumor penis nokturnal.

Hal itu terjadi bukan karena seorang pria semalam mimpi atau memikirkan hal berbau seks, namun itu merupakan fungsi normal dari sistem reproduksi pria. Faktanya, NPT secara teratur mengindikasikan bahwa pria tersebut sehat.

Dikutip dari Medical News Today, jika seorang pria tidak mengalami NPT secara terus-menerus, bisa jadi itu merupakan indikasi masalah seksual, seperti disfungsi ereksi.

Tak hanya itu, tidak mengalami NPT juga bisa menjadi sebuah tanda bahwa terdapat masalah pada saraf atau suplai darah pada organ reproduksi pria.

Ketidakseimbangan hormon, seperti penurunan testosteron juga bisa menjadi alasan mengapa pria tidak mengalami NPT. Frekuensi NPT yang jarang juga dapat memengaruhi kualitas tidur yang didapatkan.

Penyebab

NPT bukanlah ereksi yang biasa terjadi pada pria karena adanya rangsangan. NPT terjadi karena siklus tidur yang sehat, kemudian digabungkan dengan saraf yang sehat dan aliran darah dalam tubuh.

NPT terjadi ketika seseorang berada dalam fase tidur Rapid Eye Movement (REM). Fase ini terjadi beberapa kali dalam satu kali periode tidur 8 jam.

NPT dapat hilang dengan sendirinya ketika seseorang masuk ke dalam fase tidur nyenyak. Hal itu mungkin terjadi ketika seseorang mengalami NPT lebih dari satu kali ketika mereka tidur.

Seringkali, seseorang terbangun di pagi hari ketika dalam keadaan fase REM, maka dari itu terkesan bahwa ia mengalami ereksi di pagi hari. Selain itu, kadar testosteron pria mengalami peningkatan pada pagi hari, hormon yang berfungsi pada seksualitas pria.

Seberapa sering?

Laki-laki dari berbagai kalangan usia, baik anak-anak hingga orang tua mengalami NPT. Namun, biasanya orang dewasa dengan usia muda memiliki kadar testosteron lebih tinggi, sehingga frekuensi NPT lebih sering terjadi dibandingkan dengan anak-anak dan orang tua.

Puncak kematangan seksual umumnya terjadi pada pria dengan rentang umur akhir belasan hingga akhir usia 30-an, hal tersebut berhubungan dengan kadar testosteron. Normalnya usia tersebut lebih sering mengalami NPT.

Ketika seorang pria memasuki usia 40-an hingga 50-an, frekuensi NPT mengalami penuruan. Hal tersebut dikarenakan usia tersebut kadar testosteron secara alami mengalami penuruan.

Penuruan frekuensi NPT pada rentang usia tersebut terjadi secara bertahap, tidak tiba-tiba. Penurunan NPT akibat usia adalah hal yang biasa terjadi.

NEXT: Kapan harus ke dokter?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]