ADVERTISEMENT

Selasa, 05 Jul 2022 21:58 WIB

Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Squirting Orgasm, Ejakulasi atau Ngompol?

Christina Butarbutar - detikHealth
ilustrasi pasangan orgasme Squirting orgasm (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Pada perempuan, dikenal istilah squirt yang dikaitkan dengan squirting orgasm. Ditandai dengan keluarnya cairan saat orgasme, sebenarnya apa cairan yang keluar tersebut?

Tidak semua wanita menyemprotkan cairan selama orgasme, dan mereka yang mengalaminya mungkin hanya menyemprotkan selama beberapa waktu. Jenis orgasme ini termasuk pengeluaran urine yang cepat dari kandung kemih.

Menyemprotkan melibatkan sekresi dari kelenjar skene. Kelenjar skene kadang-kadang disebut 'prostat wanita' karena fungsinya mirip dengan prostat pria.

Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa ada perbedaan antara squirting, ejakulasi wanita, dan inkontinensia saat berhubungan seks. Namun, istilah squirting digunakan untuk menggambarkan ketiganya dalam bahasa sehari-hari.

Apa perbedaan antara orgasme squirting, ejakulasi wanita, dan inkontinensia seksual?

Ketiga fenomena ini melibatkan cairan yang keluar dari kandung kemih saat berhubungan seks. Squirting adalah pengeluaran urine selama orgasme. Ejakulasi wanita adalah pelepasan urine dan zat lain dari kelenjar skene.

Sementara itu, inkontinensia seksual juga disebut inkontinensia coital yaitu ketika seseorang kehilangan kendali atas kandung kemihnya saat berhubungan seks.

Ejakulasi pada orang dengan vagina termasuk pelepasan kecil cairan putih susu yang tidak menyembur keluar. Squirting disisi lain, biasanya volume yang lebih tinggi. Hal ini dimungkinkan untuk menyemprotkan dan ejakulasi pada waktu yang sama.



Simak Video "Kenali Gejala Awal Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT