ADVERTISEMENT

Kamis, 07 Jul 2022 20:30 WIB

Pria Wajib Tahu! 5 Penyebab Mr P Mendadak Susah Berdiri

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Banana peeled Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Pria dapat menikmati hubungan seksual akibat adanya sensitivitas pada penisnya. Ternyata, sensitivitas pada penis pria dapat menurun bahkan menghilang akibat beberapa hal.

Dikutip dari REX MD, pada penis terdapat saraf pudendal yang dapat memberikan sensasi ketika disentuh. Jika terdapat masalah pada saraf pudendal, akan mengakibatkan hilangnya sensitivitas pada penis.

Berikut beberapa hal yang diketahui dapat menjadi penyebab hilangnya sensitivitas pada penis, antara lain:

1. Alkohol

Konsumsi alkohol berlebih dapat menyebabkan masalah pada kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi. Salah satu hal yang dapat terjadi akibat dari konsum alkohol berlebih adalah hilangnya kemampuan ereksi.

Tak hanya itu, mengonsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat merusak saraf, sehingga dapat menurunkan sensitivitas pada penis. Lebih jauh, seseorang mungkin tidak akan merasakan kenikmatan saat berhubungan seksual akibat dari hal tersebut.

2. Masturbasi Berlebihan

Masturbasi terlalu sering dipercaya dapat menjadi penyebab hilangnya sensitivitas pada penis. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh gesekan yang terlalu sering akibat masturbasi berlebihan.

Beberapa penelitian telah menemukan korelasi antara kesulitan seseorang mendapatkan orgasme atau mungkin ejakulasi dini dengan tingkat frekuensi seseorang melakukan masturbasi. Hal itu berarti masturbasi dapat mengurangi sensitivitas saat berhubungan seksual.

3. Gesekan Terlalu Parah

Tak hanya frekuensi masturbasi yang dapat menurunkan sensitivitas penis. Ternyata, teknik masturbasi seseorang juga dapat memengaruhi sensitivitas pada alat kelaminnya.

Cengkraman yang terlalu kuat ketika masturbasi akan mengakibatkan saraf menjadi tidak peka ketika pria melakukan aktivitas seksual jenis lain, seperti seks penetrasi. Hal itu akan membuat pria berpikir bahwa hanya masturbasi yang dapat memberikan kepuasan pada dirinya.

4. Duduk Terlalu Lama

Duduk dalam waktu yang lama, baik di tempat kerja maupun di rumah dapat memberikan tekanan pada perineum dan prostat. Tekanan dalam waktu yang lama dapat membuat saraf pada area tersebut menjadi terganggu.

Gaya hidup yang kurang bergerak juga dapat meningkatkan kemungkinan obesitas, sehingga kesehatan kardiovaskular menjadi terganggu. Usahakan untuk selalu bergerak ketika merasa sudah terlalu lama dalam posisi duduk.

5. Testosteron Rendah

Testosteron adalah hormon seks yang bertanggung jawab terhadap libido seorang pria. Jika testosteron seorang pria rendah, maka pria tersebut mungkin akan kurang responsif terhadap rangsangan seksual.

Testosteron umumnya akan menurun seiring bertambahnya usia. Namun, ketika pria usia muda sulit untuk menerima rangsangan seksual, hal yang paling tepat adalah menghubungi dokter untuk memeriksakan kondisi tubuhnya.



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT