ADVERTISEMENT

Senin, 01 Agu 2022 19:30 WIB

Penasaran Banget Pengin Coba Seks Oral? Ingat-ingat Bahayanya

Irene Putri Wibowo - detikHealth
ilustrasi seks oral Ilustrasi seks oral. Foto: thinkstock
Jakarta -

Banyak jenis hubungan seksual yang dapat dilakukan dengan pasangan, salah satunya seks oral. Seks oral pada umumnya dilakukan dengan cara memberikan rangsangan pada penis hingga vagina pasangan.

Dikutip dari Medical News Today, seks oral tidak selalu aman. Secara tidak langsung, bisa menyebabkan HPV atau virus papilloma hingga kanker tenggorokan. Selain itu, HPV dapat menyebabkan perubahan sel pra-kanker yang kemudian berujung pada kanker tenggorokan.

HPV menyebabkan 70 persen kanker tenggorokan. Kanker ini cenderung berkembang di area amandel atau bagian belakang lidah.

Gejala awal yang terlihat dari kanker mulut

  • Perubahan warna jaringan di mulut
  • Sariawan dan bisul
  • Benjolan pada mulut

Selain kanker tenggorokan, seks oral yang dilakukan terus-menerus dapat menyebabkan IMS atau infeksi menular seksual seperti:

  • Gonorea
  • Sifilis
  • Klamidia

Selain itu, terdapat faktor lain penyebab HPV, yakni merokok dan mengonsumsi alkohol.



Simak Video "Infeksi HPV Berisiko Menyebabkan Kanker Penis"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT