Ternyata Ini yang Bikin Orang 'Keenakan' dan Ketagihan Berhubungan Seks

ADVERTISEMENT

Ternyata Ini yang Bikin Orang 'Keenakan' dan Ketagihan Berhubungan Seks

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sabtu, 08 Okt 2022 19:30 WIB
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration.
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Soifer
Jakarta -

Bagi kebanyakan orang, terutama yang sudah mencobanya, seks atau berhubungan seks terasa nikmat. Bahkan pada beberapa kasus, seseorang sampai ketagihan gegara nikmatnya.

Umumnya, manusia menikmati seks atau hubungan intim sebagai bentuk dari kasih sayang yang memberikan kenikmatan tersendiri. Tapi, ternyata rasa nikmat yang muncul saat berhubungan seks itu ada penjelasan ilmiahnya lho.

Memang apa sih yang membuat seks terasa nikmat bahkan bikin ketagihan?

Seksolog Dr Laura McGuire, PhD, membeberkan alasan seks bisa terasa sangat nikmat dan membuat orang ketagihan. Ternyata, ini berkaitan dengan saraf dan zat yang ada di dalam tubuh, yakni saraf pudendal, dopamin, serta oksitosin.

Saraf Pudendal

Ini merupakan saraf besar dan sensitif yang membuat alat kelamin seseorang mengirim sinyal ke otak. Pada wanita, saraf ini memiliki cabang di area klitoris, anus, serta perineum yaitu area di antara anus dan vulva.

Sementara pada pria, saraf ini bercabang ke area anus, perineum (area di antara anus dan penis), dan penis.

"Penting bagi wanita untuk menyadari bahwa saraf tidak memiliki banyak konsentrasi di dalam saluran vagina. Sebagian besar ujung saraf pudendal terfokus pada klitoris," jelas Dr McGuire yang dikutip dari laman Refinery29, Sabtu (8/10/2022).

"Itulah mengapa bagi wanita untuk berjuang mencapai orgasme hanya dari seks penetrasi, dan mengapa klitoris sering dianggap sebagai pembangkit tenaga kenikmatan seksual wanita," sambungnya.

Dopamin dan Oksitosin

Dari saraf pudendal akan mengirim sinyal dari alat kelamin ke otak, hingga melepaskan dopamin dan oksitosin. Inilah yang menimbulkan perasaan nikmat, bahagia, dan juga senang saat berhubungan seks.

"Oksitosin yang sering disebut 'hormon cinta' itulah yang membuat kita merasa terikat pada orang atau benda," beber Dr McGuire.

"Itulah yang membuat Anda merasa pasangan Anda istimewa dan Anda tidak bisa mendapatkan cukup kenikmatan dari mereka," lanjutnya.

Dopamin yang dilepaskan otak juga sangat berperan dalam memberikan sensasi nikmat saat bercinta. Ini menghubungkan tubuh dan otak, yang memunculkan kesenangan emosional dengan kesenangan fisik dari hubungan seks.

"Jadi, itulah hormon yang membuat Anda berpikir, merasa kenikmatan dan ingin 'melakukannya lagi, lagi, dan lagi'," pungkasnya.



Simak Video "WHO Soroti Hal Ini Terkait Ancaman Cacar Monyet yang Kian Serius"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT