Ini Alasan Miss V Malah 'Terlalu Kencang' saat Bercinta

ADVERTISEMENT

Ini Alasan Miss V Malah 'Terlalu Kencang' saat Bercinta

Nurul Febian Danari - detikHealth
Jumat, 21 Okt 2022 22:00 WIB
Ilustrasi perawatan vagina
Ilustrasi Perawatan Vagina. (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Masalah vagina yang mengendur mungkin lebih akrab terdengar daripada masalah vagina yang terlalu kencang. Hal ini akan disadari saat berhubungan seksual, sehingga membutuhkan dorongan ekstra saat penetrasi.

Ketika wanita merasakan gairah, vagina akan tumbuh melebar dan melepaskan cairan pelumas. Rasa sakit saat bercinta bisa terjadi saat vagina tidak begitu terangsang atau terkadang bisa mengindikasi adanya cidera, kelainan, hingga infeksi.

Dikutip dari Health Shots, dokter kulit dan venereolog, Dr Niveditha Monokaran, menjelaskan kondisi vagina yang terlalu kencang tersebut.

Dr Niveditha mengatakan, vagina memiliki kemampuan otomatis untuk mengembang dan menyempit. Normalnya, vagina akan mengembang dengan adanya rangsangan berupa jari maupun penis. Namun ada beberapa alasan mengapa vagina tetap mengencang atau menyempit meskipun dengan rangsangan.

Apa Penyebabnya?

Dr Niveditha menjelaskan, terkadang ada beberapa alasan mengapa vagina bisa mengencang tanpa membiarkan rangsangan bekerja. Cara mengetahuinya, konsultasikan ke dokter.

Berikut beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab vagina terlalu kencang:

1. Kurang Gairah dan Pelumasan

Ketika rangsangan tidak cukup, maka pelumas alami yang dihasilkan vagina juga sedikit. Gunakan pelumas tambahan untuk mengurangi risiko rasa sakit pada vagina.

2. Infeksi

Infeksi menular seksual bisa menjadi salah satu penyebab vagina yang terlalu kencang. Segera konsultasikan ke dokter untuk memastikannya.

3. Cedera atau Trauma

Cedera pada panggul atau alat kelamin bisa menimbulkan rasa sakit saat bercinta. Hindari berhubungan seksual untuk sementara dan konsultasikan ke dokter segera.

4. Kelainan Kongenital

Bila seorang wanita terlahir dengan selaput dara yang tebal, ini akan menyebabkan rasa nyeri saat berhubungan seksual.

5. Kecemasan

Kecemasan dan ketakutan akan menyebabkan vaginisme alias kontraksi otot dasar panggul yang tidak disengaja, sehingga penetrasi sulit terjadi.



Simak Video "Dokter Boyke Angkat Bicara Soal Heboh Istilah 'Husband Stitch'"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT