Curhat Wanita Sebut Suaminya Alami 'Sexsomnia', Kondisi Apa Itu?

ADVERTISEMENT

Curhat Wanita Sebut Suaminya Alami 'Sexsomnia', Kondisi Apa Itu?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kamis, 24 Nov 2022 21:00 WIB
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration.
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Soifer
Jakarta -

Seorang wanita bernama Rachel mengungkap rahasia suaminya saat berhubungan seksual yang 'memalukan'. Ia mengatakan suaminya, Nick, mengalami 'sexsomnia' yang menyebabkan dia melakukan seks saat tertidur lelap.

Meski begitu, Rachel tidak mempermasalahkannya. Sebab, menurutnya hubungan seks mereka menjadi sangat 'bersemangat', sehingga dia benar-benar menikmatinya.

"Saya tertidur lelap, saya pikir dia tertidur lelap, dan tiba-tiba dia mulai sedikit meraba saya," katanya yang dikutip dari New York Post, Kamis (24/11/2022).

"Saya mencoba untuk berbicara dengannya dan berkata, 'Apa yang terjadi?' karena (Nick) tertidur lelap, dan dia tidak menanggapi, dan saya kemudian menyadari dia tidak sadarkan diri. Ketika saya mengatakannya keesokan paginya, dia sama sekali tidak mengingatnya," sambung dia.

Namun, Rachel mengatakan hal itu benar-benar meningkatkan kehidupan seks mereka.

Apa Itu Sexsomnia?

Dikutip dari laman Sleep Foundation, sexsomnia atau seks tidur adalah gangguan tidur yang dikenal sebagai parasomnia. Ini mengacu pada sensasi dan perilaku yang tidak biasa, seperti insomnia dan berjalan saat tidur.

Beberapa orang yang mengalami sexsomnia ini bisa berjalan sambil tidur, atau mungkin langsung berhubungan seks.

Kondisi ini bukan hanya membuat seseorang berhubungan seks tanpa disadari. Mereka yang mengalami ini bisa juga melakukan masturbasi, mengerang, mendesah, bahkan mencapai klimaks spontan saat tertidur.

Apa Saja Gejalanya?

Gejala sexsomnia ini bervariasi, tergantung pada orangnya. Tetapi, ciri yang mendasari parasomnia ini adalah orang yang sedang tidur menunjukkan perilaku seksual yang tidak mereka sadari dan tidak dapat dikendalikan, seperti:

  • Masturbasi
  • Membelai
  • Mendesah
  • Melakukan gerakan seksual
  • Memulai aktivitas seksual
  • Agresi seksual
  • Pelecehan seksual


Simak Video "WHO Soroti Hal Ini Terkait Ancaman Cacar Monyet yang Kian Serius"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT