Terungkap Lewat Studi, Ternyata Hasrat Seksual Pria Memuncak di Usia Ini

Terungkap Lewat Studi, Ternyata Hasrat Seksual Pria Memuncak di Usia Ini

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Rabu, 21 Jan 2026 19:00 WIB
Terungkap Lewat Studi, Ternyata Hasrat Seksual Pria Memuncak di Usia Ini
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Albert Yarullin)
Jakarta -

Sebuah studi baru mematahkan anggapan lama bahwa gairah seksual pria mulai menurun sejak usia 20-an. Penelitian terbaru justru menunjukkan, hasrat seksual pria cenderung mencapai puncaknya pada usia 40 tahun.

Selama ini, hasrat seksual umumnya diukur dengan mengaitkannya pada kadar hormon. Testosteron, hormon yang berperan besar terhadap dorongan seksual pria, disebut mulai menurun sekitar 1 persen per tahun setelah usia 30, menurut National Health Service UK (NHS). Temuan ini membuat banyak orang percaya bahwa pria berada pada puncak gairah seksual di usia 20-an.

Namun, tim peneliti dari University of Tartu, Estonia, menemukan hasil sebaliknya. Dengan menganalisis data lebih dari 67 ribu orang dewasa usia 20 hingga 84 tahun, mereka mendapati libido pria justru terus meningkat sampai awal usia 40-an, sebelum kemudian turun secara bertahap setelahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hormon memang berpengaruh, tapi bukan satu-satunya faktor. Pengaruhnya juga berubah sepanjang fase kehidupan," kata Toivo Aavik, profesor di University of Tartu sekaligus salah satu penulis studi tersebut, kepada Euronews Health.

ADVERTISEMENT

"Data kami menunjukkan bahwa hasrat bertahan lebih lama daripada yang diprediksi oleh penjelasan hormonal semata, dan bahwa faktor sosial/relasional menjelaskan banyak varians."

Studi yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports ini menyoroti bahwa hasrat seksual tidak hanya dipengaruhi faktor biologis, tetapi juga gabungan aspek psikologis, lingkungan, serta kepuasan hidup secara umum.

"Hasrat bukanlah sekadar rasa ingin tahu yang terpinggirkan. Hasrat merupakan hal sentral dalam bagaimana orang mengalami seks, membentuk hubungan seksual, dan mengevaluasi kehidupan intim mereka. Secara praktis, hasrat juga sangat penting untuk kesehatan hubungan, dan tentu saja untuk kesehatan secara keseluruhan," kata Aavik.

Menariknya, penelitian juga menemukan beberapa profesi cenderung berkaitan dengan nafsu seksual yang lebih tinggi, seperti operator mesin, manajer senior, sopir, hingga anggota militer. Sementara itu, pekerja kantoran dan bidang layanan pelanggan lebih sering melaporkan dorongan seksual yang lebih rendah.




(suc/suc)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads