Bagaimana cara mencegah jerawat hormonal saat mau PMS, dan cara menghilangkan bekas jerawat.
Jerawat menjelang menstruasi memang sering dipengaruhi perubahan hormon. Bila pola kambuhnya cukup teratur, pencegahan bisa mulai dilakukan sekitar 5–7 hari sebelum menstruasi dengan menjaga skincare tetap sederhana dan konsisten.
Gunakan pembersih lembut, pelembap non-komedogenik, sunscreen, serta bahan anti-jerawat yang sudah cocok seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide pada area yang biasanya mudah berjerawat. Retinoid topikal lebih efektif bila digunakan rutin dalam jangka panjang, bukan hanya saat PMS.
Hindari memencet jerawat karena dapat memperpanjang peradangan dan meningkatkan risiko bekas.
Untuk bekas jerawat, terapinya tergantung jenisnya. Noda kehitaman atau kemerahan dapat dibantu dengan sunscreen dan bahan seperti niacinamide, azelaic acid, vitamin C, retinoid, atau tranexamic acid.
Sedangkan bekas yang cekung atau menonjol biasanya tidak cukup dengan skincare saja dan mungkin memerlukan tindakan seperti microneedling, subcision, laser, atau terapi lain.
Jika jerawat PMS selalu berat, nyeri, sering meninggalkan bekas, atau sangat mengganggu, sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis kulit agar dapat dinilai apakah memerlukan terapi khusus untuk jerawat hormonal.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan