Permasalah Bekas Jerawat

Tanya Dokter & Ahli

Dermatologi Dan Estetika

Permasalah Bekas Jerawat

Pertanyaan dari: Salsabila Rizqan Daru
Senin, 28 Sep 2026 12:29 WIB

Hai Dok, mau tanya kalau kita udah sering dan rutin menggunakan masker wajah, olahraga, makanan terjaga dan pakai basic skincare (double cleansing, moist, sunscreen), tapi bekas jerawat masih membandel, itu kenapa yaa?  terima kasih sebelumnya, Dok!

Dijawab oleh:
Dr. dr. Fitria Agustina, Sp. DVE, FINSDV, FAADV
Dermatologist - Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE, FINSDV, FAADV adalah dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika dengan pengalaman klinis lebih dari 16 tahun. Beliau memiliki minat khusus di bidang dermatologi estetik, anti-aging, laser, alergi-imunologi, serta kesehatan kulit berbasis evidence. Selain aktif dalam pelayanan klinis, Dr. Fitria juga aktif sebagai pembicara, peneliti, penulis, dan pengurus berbagai organisasi profesi dermatologi di Indonesia.

Hai Salsabila, terima kasih pertanyaannya 😊

Bekas jerawat memang bisa tetap membandel meskipun skincare dan gaya hidup sudah cukup baik, karena proses memudarnya bekas jerawat tidak hanya ditentukan oleh kebersihan kulit atau pola hidup. Jenis bekas jerawatnya juga sangat menentukan.

Kalau bekasnya berupa noda hitam atau kemerahan, biasanya perlu waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk memudar. Basic skincare seperti cleanser, moisturizer, dan sunscreen sudah sangat penting, tetapi sering kali perlu tambahan bahan aktif yang sesuai, misalnya niacinamide, azelaic acid, vitamin C, retinoid, atau tranexamic acid.

Kalau bekasnya berupa bopeng atau cekungan, skincare dan masker wajah biasanya tidak cukup karena sudah terjadi perubahan struktur kulit. Kondisi ini sering membutuhkan tindakan seperti microneedling, subcision, TCA CROSS, atau laser, bergantung pada jenis bekasnya.

Yang penting juga, jerawat aktifnya harus tetap dikontrol dan hindari memencet jerawat agar tidak muncul bekas baru. Kalau bekas jerawat sudah lama tidak membaik atau bentuknya cekung, sebaiknya konsultasikan ke dokter  spesialis kulit supaya jenis bekasnya bisa dinilai dan terapinya lebih tepat.

 
 
Buat pertanyaan seputar kesehatanmu di sini! Tanya di sini

Pertanyaan Terkait

Lihat Selengkapnya

Kategori Diskusi Lainnya

Artikel Terkait

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads