"Saya pikir tidak ada yang lebih buruk setelah anak saya didiagnosis leukemia, dan kemudian keadaan ini bagai melihat pukulan kedua," ujar sang ayah Danielle Heckman, seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (29/11/2012).
Heckman dan keluarga telah dievakuasi secepat mungkin, bahkan sebelum badai datang tapi air sudah masuk ke teras depan rumahnya. Ketika itu Steven merasa takut bahwa rumahnya akan runtuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap bisa menemukan sumsum tulang yang cocok untuk Steven. Jika ia menemukan donor yang cocok berarti anak saya akan memiliki kesempatan lebih besar untuk bertahan hidup," ungkapnya.
Leukemia mempengaruhi darah dan sumsum tulang (pusat yang mana sel-sel darah terbentuk). Pengobatan seperti kemoterapi dan radiasi membunuh sel yang sakit dan juga sehat, sehingga membuat pasien memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Untuk memberikan sistem kekebalan tubuh yang baru, seseorang memerlukan donor sumsum tulang yang cocok. Donor ini bisa berasal dari sel induk saraf perifer atau diekstraksi dari bagian belakang tulang panggul dengan menggunakan jarum suntik khusus.
"Kalau Steven tahu dia bisa menemukan donor, maka dia akan memiliki kesempatan kedua dan ia memiliki lebih banyak tahun ke depan untuk melakukan hal-hal yang dicintainya seperti bermain dengan saudara kandungnya," ujar Katherina Harf dari DKMS: Delete Blood Center.
Harapan yang sama juga diungkapkan sang ayah, bahwa ia ingin putra tercintanya ini tumbuh dewasa, bisa kuliah ke perguruan tinggi dan mendapatkan pekerjaan yang bisa membuat ia senang serta bangga.
(ver/)











































