Katie Lebih Menghargai Hidup Setelah Berhasil Melawan Leukemia

Hari Kanker Sedunia

Katie Lebih Menghargai Hidup Setelah Berhasil Melawan Leukemia

Vera Farah Bararah - detikHealth
Senin, 04 Feb 2013 16:35 WIB
Katie Lebih Menghargai Hidup Setelah Berhasil Melawan Leukemia
Katie Strumpf (dok: cancer.gov)
Jakarta - Salah satu jenis kanker yang banyak menyerang anak-anak adalah kanker darah atau leukemia. Tapi Katie Strumpf termasuk salah satu anak yang beruntung bisa berhasil melawan ganasnya leukemia dan jadi lebih menghargai hidup.

Katie didiagnosis leukemia ketika ia masih berusia 10 tahun yaitu pada tahun 1991. Kala itu berbagai emosi ia rasakan mulai dari marah, takut, kesepian hingga perasaan tidak berdaya.

Bagian tersulit bagi Katie dalam melawan kanker adalah ia harus kehilangan masa-masa sekolahnya dan yang masih diingat adalah ia tidak memiliki kesempatan merasakan masa kecil seperti anak-anak lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini karena Katie menghabiskan lebih banyak waktunya di rumah sakit untuk menjalani berbagai macam pengobatan, termasuk kemoterapi yang sangat melelahkan di usianya yang masih muda.

"Saya merasa seperti kehilangan kendali atas tubuh saya sendiri. Salah satu yang menakutkan adalah kanker mencengkeram hidup saya dengan cara yang mengerikan," ujar Katie, seperti dikutip dari cancer.gov, Senin (4/2/2013).

Meski begitu orang tuanya cukup bijaksana yang mana mengikutsertakan Katie dalam sebuah penelitian uji klinis. Orang tuanya bersikeras menempatkan Katie pada kelompok pengobatan yang tidak mempengaruhi kemampuan motoriknya.

"Saya mencoba untuk bersikap positif dan memahami pengobatan. Salah satu strategi saya adalah mengingatkan diri sendiri, meskipun kanker memaksa saya tumbuh jauh lebih cepat daripada yang diinginkan, tapi pengobatan akan memberikan saya kesempatan untuk tumbuh," tuturnya.

Anggota keluarga Katie baik yang jauh maupun dekat dengannya datang untuk memberikan dukungan. Keluarga kerap membawakan makanan favorit dan permainan anak-anak untuk membantunya merasa seperti anak normal lainnya.

Selama perawatan, Katie mengatakan pada orang tuanya bahwa suatu hari ia akan menulis buku untuk anak-anak yang memiliki kanker. Semangat dan sikap positif yang dimiliki membuat Katie berhasil melawan ganasnya leukemia.

Kini Katie sudah mencapai usia 31 tahun dan hidup sehat, serta masih terfokus pada isu-isu kanker terutama melawan kanker pediatrik (kanker pada anak-anak). Bahkan ketika lulus dari perguruan tinggi ia menulis buku 'I Never Signed Up For This! An Upfront Guide to Dealing with Cancer at a Young Age'.

Selain itu, Katie pun bekerja di sebuah organisasi nirlaba yang membantu anak-anak dengan sakit parah dan keluarganya. Sayangnya, ia harus kehilangan sang suami, Adam, akibat tumor otak.

"Memiliki kanker membuat saya sepenuhnya lebih menghargai hidup. Saya tumbuh menjadi seseorang yang kuat dan lebih baik," pungkas Katie.

(ver/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads