Wanita ini bernama Kreseda Smith. Sejak berumur beberapa hari, dokter telah mendiagnosis Smith dengan penyakit bernama 'phenylketonuria' (PKU) ini. Tubuh orang yang mengidap penyakit ini tak ada mencerna salah satu asam amino yang terkandung dalam protein, yakni phenylalaine.
Bila wanita berumur 36 tahun itu ngeyel dan kebanyakan makan protein, seperti yang ada pada hamburger dan berbagai jenis daging, termasuk susu, kacang, roti dan pasta, maka ia berisiko mengalami migrain kronis, epilepsi, kerusakan otot, hingga mati otak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di masa kecil, Smith sering mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari teman-temannya karena ia membawa bekal makan sendiri dari rumah. Mereka menganggap apa yang dilakukan Smith sungguh lucu.
"Sulit tumbuh dewasa dengan keadaan seperti ini. Bahkan ketika datang ke pesta ultah teman, saya harus bawa kantung makanan sendiri. Tapi lama-lama saya jadi sadar, karena ketika saya mencoba jajan cokelat diam-diam, saya malah kewalahan karena makanan itu membuat tubuh saya terasa sakit semua," paparnya.
Lantas Smith bisa makan apa? Beruntung dalam kurun enam tahun terakhir, mahasiswi kandidat PhD ini mendapatkan pemantauan langsung dari tim dokter dan ahli nutrisi dari Queen Elizabeth Hospital, Birmingham.
Ia mengaku sebagian besar makanannya diresepkan langsung oleh sang dokter. Pasalnya ia hanya boleh makan makanan vegan, dan konsumsi proteinnya hanya sebatas 10 gram perhari.
"PKU ini sangat langka, hanya terjadi pada satu dari 10.000 bayi yang lahir. Jadi saya beruntung mereka mendiagnosisnya sejak dini, meskipun saya tak bisa makan cokelat atau junk food seperti anak-anak lainnya," tutupnya.
(lil/vit)











































