Pelatih baru timnas Indonesia, John Herdman sadar bahwa menjadi seorang juru taktik di sepakbola tak akan bisa terlepas dari yang namanya stres. Namun, pria asal Inggris tersebut punya cara khusus untuk mengelolanya.
Dikutip dari Mens Health Foundation Canada, dalam siniar 'Podcast Don't Change Much' episode 4, Herdman membagikan membagikan strategi mudah untuk mengatasi stres yang dapat ditiru.
1. Hindari Jebakan Alkohol
Bagi sebagian orang, alkohol kerap dipakai sebagai 'jalan keluar' ketika berhadapan dengan stres. Namun, menurut Herdman hal ini hanya bersifat sementara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian menunjukkan bahwa minum terlalu banyak alkohol atau lebih dari 3 gelas dalam sekali duduk pada akhirnya menyebabkan atau memperburuk stres.
2. Pertahankan Rutinitas Harian
Herdman mengakui bahwa dirinya merupakan pribadi yang selalu menjaga 'struktur' dalam hidupnya. Rutinitas harian dapat membantu merasa lebih terkendali ketika hidup menjadi sibuk.
Rutinitas harian bisa bermacam bentuknya, bisa bangun di jam yang sama setiap harinya, membekali diri dengan sarapan, atau beristirahat pada jam yang dipilih.
Selain itu, berjalan-jalan singkat setelah bekerja dapat mengimbangi stres jam sibuk saat perjalanan pulang dan membantu beralih dari pekerjaan ke kehidupan pribadi atau keluarga.
3. Tetap Aktif
Sebagai pelatih tim sepakbola, Herdman juga memberikan waktu untuk berkeringat. Hal ini juga sebagai upaya untuk menghilangkan stresnya.
Bagi orang awam, mungkin bisa memilih dengan olahraga ringan agar memicu pelepasan hormon endorfin (hormon kebahagiaan) dan serotonin yang memperbaiki suasana hati.
Menurunkan hormon stres seperti kortisol, serta mengalihkan pikiran dari kekhawatiran, menjadikan tubuh lebih rileks dan bahagia
4. Menjaga Hubungan Sosial
Herdman terbiasa bekerja sebagai tim, sehingga dirinya akan selalu membangun koneksi sosial yang positif. Baik bersama pemain, staf pelatih, hingga direksi klub.
Menjaga koneksi sosial dapat memberikan dukungan emosional dan praktis, meningkatkan rasa memiliki, mengurangi isolasi, membangun ketahanan mental, dan menawarkan perspektif baru, yang semuanya membantu menenangkan sistem saraf dan membuat merasa lebih mampu menghadapi masalah.
5. Berpikiran Positif
Juru taktik timnas Indonesia tersebut juga dikenal selalu berpikir tentang masa depan. Ia tidak mudah terjebak pada kekalahan atau kesalahan di masa lalu.
"Mengubah pola pikir saya ke arah masa depan, dan berfokus pada peluang yang ada di depan saya, menghasilkan pandangan yang lebih positif dan perilaku yang lebih positif," kata Herdman.
6. Journaling
Ini adalah kegiatan menulis atau merekam ide, pikiran, perasaan, dan pengalaman pribadi secara rutin, baik secara manual maupun digital. Herdman melakukan hal ini hampir setiap pagi untuk mengungkapkan rasa syukur.
"Mengalihkan pikiran saya dari semua hal buruk yang mungkin terjadi agar hari-hari saya menjadi lebih ringan dan cerah," kata Herdman.
7. Menjauh dari Layar
Herdman memiliki kebiasaan bernama 'digital sunsets', yang berarti dirinya akan menjauhkan handphone hingga laptop saat akan beristirahat. Melupakan sejenak surel, media sosial, dan lainnya.
Ini adalah langkah penting di akhir hari karena perangkat elektronik memungkinkan stres muncul kembali ketika seharusnya seseorang bersiap untuk bersantai.











































