Seperti dikutip dari berbagai sumber pada Senin (23/2/2015), awalnya Low mengeluh muncul nyeri di bagian perutnya setiap kali ia makan. Hal ini membuat nafsu makannya turun dan berat badannya bahkan sampai turun sebanyak 12 kg.
Kali pertama ia berkonsultasi ke dokter, dokter sempat mendiagnosisnya dengan konstipasi dan Low pun diberi obat untuk mengatasi konstipasi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Bukan Pamer, Ibu Ini Suka 'Buka-bukaan' karena Sakit Otak Langka
Low pun kemudian menjalani serangkaian pemeriksaan dan didiagnosis dengan sindrom superior mesenteric arterial (SMA), di mana duodenum (bagian dari usus kecilnya) tertekan di antara dua arteri, sehingga menyebabkannya terblokir. Dirujuk ke Medway Maritime Hospital, kini mereka tengah mencari dokter spesialis yang tepat untuk mengobati Low.
"Dia sudah terus-menerus sakit. Dia begitu tertekan dan terus-menerus menangis. Saya begitu sedih melihat putri berusia 13 tahun saya tidak bisa bangun dari tempat tidur," ungkap Zoe.
Juru bicara dari Medway Maritime Hospital juga sempat menyatakan bahwa pihaknya tengah berupaya maksimal untuk merawat Low sebaik mungkin. "Tim pediatrik di sini akan melakukan perawatan terbaik untuk Low dan keluarganya. Kami juga sedang mencari pengobatan yang paling tepat untuk Low," tutur juru bicara tersebut.
Baca juga: Bukan Terbakar, Kulit Bayi Ini Gosong dan Mengelupas karena Sakit Langka
(ajg/vit)










































