Dapat Mata Bionik, Pria Ini Bisa Lihat Istrinya Kali Pertama dalam 10 Tahun

True Story

Dapat Mata Bionik, Pria Ini Bisa Lihat Istrinya Kali Pertama dalam 10 Tahun

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 05 Mar 2015 15:00 WIB
Dapat Mata Bionik, Pria Ini Bisa Lihat Istrinya Kali Pertama dalam 10 Tahun
Allen Zderad dan Carmen
Minnesota, AS - Seorang pria asal Minnesota, AS, tak bisa menahan air matanya saat kali pertama melihat secara langsung sang istri, Carmen, setelah menikah selama 10 tahun lamanya. Keajaiban ini terjadi setelah dirinya menjadi salah satu pasien yang menerima mata bionik di Mayo Clinic.

Allen Zderad (68) mengidap Retinitis Pigmentosa atau RP. Penyakit mata yang diwariskan secara genetik ini memengaruhi retina atau lapisan sel-sel saraf yang berada di belakang mata. Penyakit ini membuat penglihatan Zderad semakin memburuk. Dalam kondisinya tersebut, ia mengandalkan tongkat untuk berjalan. Ia juga memercayakan seluruh hidupnya pada Carmen setelah penglihatannya benar-benar hilang total.

Oleh sebab itu, ketika kemudian ia mendapatkan kesempatan untuk dipasangkan mata bionik dan melihat sang istri untuk kali pertama, suasana haru benar-benar tampak terlihat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Mengenal Lasik, Operasi Mata yang Hilangkan 'Ketergantungan' Kacamata

"Sepuluh tahun saya tidak bisa melihatnya, tapi saya masih mencintai dan menciumnya dalam kegelapan di mata saya. Saya bahagia," ungkap Zderad, seperti dikutip dari Fox News, Kamis (5/3/2015).

Teknik pemasangan mata bionik ini dilakukan dengan menyisipkan 60 elektroda ke dalam retina. Tindakan operasi ini sendiri dilakukan pada Zderad selama sekiar tiga jam. Setelah dua pekan kemudian, Zderad kemudian bisa melihat dengan jelas.

"Teknik ini bukan pengganti bola mata, tetapi bekerja dengan cara berinteraksi dengan mata," tutur Rayond Iezzi, ahli retina dari Mayo Clinic.

Dikutip dari Livescience, meskipun sudah dapat melihat dengan jelas, Zderad tetap harus menjalani terapi fisik untuk melatih interpretasi sinyal cahaya yang masuk dari implan alat tersebut.

Baca juga: Makan Sushi Kurangi Risiko Mata Kering

(Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads