Belatung-belatung tersebut baru diketahui setelah pasien mencari perawatan medis di Clinics Hospital, San Paolo. Kejadian ini dilaporkan dalam New England Journal of Medicine dan dokter menemukan ada lebih dari 100 belatung yang jadi pemicu mimisan ketika melakukan endoskopi hidung.
"Dua hari sebelum melakukan kunjungan medis, pasien melihat apa yang tampaknya seperti cacing muncul keluar dari lubang hidung sebelah kiri. Pada pemeriksaan endoskopi hidung kami menemukan lebih dari 100 belatung di rongga hidung kiri, di lantai sinus maksilaris, dan dekat tuba eustachius serta saluran lakrimal," tulis dokter seperti dikutip dari New England Journal of Medicine, Jumat (27/3/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video yang dipublikasi oleh para dokter terlihat kondisi dalam hidung pasien terlihat merah, terisi banyak cairan, banyak borok, dan jaringannya membusuk. Butuh waktu empat hari sampai akhirnya dokter berhasil mengeluarkan seluruh belatung dari hidung secara manual.
Dua bulan setelah pengobatan pasien dilaporkan telah pulih total. Belatung diidentifikasi sebagai jenis Cochliomyia hominivorax yang dikenal menyukai daging mamalia berdarah panas.
Dokter menduga pasien terinfeksi oleh belatung dari tumor hidung yang pernah diangkat lima tahun lalu. Pasien sebelumnya tak tahu ada belatung di hidung karena ia tak pernah merasakan gejala sampai sudah parah. Ketika itu selain mimisan pasien juga melaporkan merasa sedikit nyeri di hidung dan selalu mencium bau busuk.
Baca juga: Siapa Sangka, Belatung Juga 'Hobi' Bersembunyi di Bagian Tubuh Ini
(fds/vta)











































