Astaga! Akibat Depresi, Petani Ini Telan 140 Koin dan 150 Paku

True Story

Astaga! Akibat Depresi, Petani Ini Telan 140 Koin dan 150 Paku

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 23 Apr 2015 11:31 WIB
Astaga! Akibat Depresi, Petani Ini Telan 140 Koin dan 150 Paku
Rajpal Singh (Foto: Huffington Post)
Punjab - Seorang petani asal India, Rajpal Singh (34), mengeluh mengalami sakit di bagian perutnya. Ketika diperiksa oleh dokter, terungkap bahwa ada ratusan koin dan paku yang tersangkut di bagian perutnya.

Ya, kebiasaan buruk Rajpal terungkap setelah ia akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit akibat nyeri tak tertahankan di bagian perutnya. Dokter pun kemudian memutuskan untuk melakukan tindakan endoskopi guna melihat penyebab nyeri di perut pria tersebut.

Agar tak menimbulkan masalah lainnya, dokter pun segera melakukan tindakan operasi pada Rajpal. Dalam dua operasi terpisah, tim dokter di R Gagan Gastrocare berhasil mengambil 140 koin, 150 paku serta beberapa baut dan baterai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Tak Sengaja Telan Silet Dalam Roti, Pria Ini Alami Luka di Mulut dan Jantung

"Saya biasa menelan koin dan logam dengan jus buah atau susu. Saya punya masalah keluarga yang membuat saya depresi sampai akhirnya terjerat dalam kebiasaan aneh ini," tutur Rajpal mengakui, seperti dikutip dari Huffington Post, Kamis (23/4/2015).

Dokter mengungkapkan pada Rajpal bahwa tindakan ini sangat berbahaya dan berisiko mengakibatkan kematian.

"Dokter mengatakan kepada saya benda-benda tajam ini bisa saja menusuk usus saya, yang mengakibatkan saya meninggal. Saya merasa lega sekarang, saya tidak akan melakukannya lagi," ujar Rajpal.

Untuk mengobati Rajpal, tim dokter yang terdiri atas Dr Gagandeep Goyal dan lima rekannya melakukan tindakan operasi selama lebih dari sembilan jam. Mereka mengaku sangat terkejut saat menemukan ada begitu banyak benda asing dan tajam di perut Rajpal. Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan, dua tahap operasi pun berjalan lancar dan kini Rajpal sedang dalam proses pemulihan.

Baca juga: Bocah 1 Tahun Meninggal Setelah Tak Sengaja Telan Baterai Mainan


(Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)

Berita Terkait