Dada Menonjol seperti Burung Merpati, Remaja Ini Nyaris Putus Asa

True Story

Dada Menonjol seperti Burung Merpati, Remaja Ini Nyaris Putus Asa

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Kamis, 11 Jun 2015 15:00 WIB
Dada Menonjol seperti Burung Merpati, Remaja Ini Nyaris Putus Asa
James Jack Stark (Foto: Daily Mail)
Surrey - Saat masih kecil, remaja ini begitu minder hingga enggan keluar rumah karena dadanya menonjol keluar. Ia lebih memilih menghabiskan waktunya untuk menangis, bahkan mengancam akan memukul dadanya dengan palu.

Bila dilihat sekilas, tak ada yang membedakan James Jack Stark dengan remaja seumurannya. Namun ada yang aneh dengan tubuhnya, karena dadanya menonjol seperti burung merpati. Ternyata ia memang terlahir dengan cacat bawaan yang disebut 'pectus carinatum' atau 'dada merpati'.

Kondisi ini mengakibatkan bagian dada seseorang menonjol ke depan, dan membuatnya terlihat seperti membungkuk sepanjang waktu. Inilah yang membuat Jack kecil selalu murung, banyak menangis, bahkan depresi di usia muda.

Baca juga: Skoliosis dengan Lengkungan Lebih dari 40 Derajat Ganggu Fungsi Organ

"Jack begitu membenci tubuhnya. Saya pernah melihatnya berada di garasi dan mengancam akan memukul dadanya dengan palu," keluh sang ibu, Jacquie seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (11/6/2015).

Padahal kecacatan semacam ini dapat diperbaiki dengan operasi. Dokter tinggal mematahkan tulang yang menonjol keluar dari dadanya, lantas meluruskan kembali dada beserta tulang rusuknya.
 
Untungnya beberapa tahun belakangan dua ahli bedah thorak dari Spire St Anthony's Hospital, North Cheam, Surrey berhasil mengembangkan teknik non-operasi untuk membantu anak-anak seperti Jack. Keduanya adalah Ian Hunt dan Joe Porcello.

Pertama, tulang dada, tulang rusuk dan tulang rawan yang ada di sekitaran dada pasien dimanipulasi sedemikian rupa agar dapat dipasangi semacam penahan khusus di dadanya. Saat prosedur dilakukan, pasien diberi obat bius berupa gas yang sekaligus berfungsi sebagai penghilang rasa sakit.

Prosedur ini telah dilakukan pada Jack bulan Januari lalu, setelah dipastikan kondisinya siap untuk dioperasi. Penahan ini sedianya akan digunakan Jack satu tahun lamanya. Namun hanya dalam waktu empat bulan, dada remaja berusia 14 tahun itu sudah lebih datar dari sebelumnya.

Ketika ditanya bagaimana rasanya mengenakan penahan itu, Jack mengaku memang tak nyaman, tapi tak terasa menyakitkan. Ia memakainya siang dan malam, kecuali saat berada di sekolah. Siapa sangka, kini postur Jack malah lebih tinggi dari saudara kembarnya, Harry. Sebab prosedur sederhana itu memang tak hanya memperbaiki dada Jack yang menonjol, melainkan juga memperbaiki posturnya.

Dr Hunt memastikan selain lebih murah daripada operasi, terobosan baru yang ia ciptakan tidak meninggalkan luka, dan menimbulkan komplikasi seperti halnya operasi pada umumnya.

"Hasilnya begitu cepat terlihat. Putra saya juga berubah menjadi anak yang berbeda, baik pada kondisi fisiknya maupun kepercayaan dirinya," tutur Jacquie lega.

Jacquie justru terkejut ketika putranya langsung mengutarakan keinginannya untuk bergabung dengan angkatan bersenjata ketika melihat perubahan yang signifikan pada dirinya.

Baca juga: Kisah Ibu dengan Janin yang Jantungnya Menonjol Keluar

(lll/vit)

Berita Terkait