Namun ketika Valery mulai sering mengeluhkan nyeri di sekujur tubuh karena alasan yang tak pasti, orang tuanya kemudian membawanya ke dokter. Betapa kagetnya mereka setelah Valery melakukan scanning dengan sinar X.
Remaja yang baru berusia 13 tahun ini ternyata memiliki tulang rusuk ganda. Sayangnya kondisi ini berakibat pada nyeri yang dirasakan Valery di sekujur tubuhnya serta pertumbuhan yang terhenti.
Baca juga: Batuk Terlalu Keras, Paru-paru Geser Menembus Tulang Iga
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak kecil menertawakan saya, tetapi ini sama sekali tidak lucu," keluh Valery seperti dikutip dari Central European News, Kamis (6/8/2015).
Apalagi karena kondisinya itu Valery tak dapat beraktivitas seperti anak seusianya. "Jangankan lari, untuk berbalik, bersandar dan membungkuk rasanya sudah sulit. Dan terkadang punggung saya terasa sakit ketika saya membawa benda berat," lanjutnya.
Biasanya kondisi ini merupakan bawaan sejak lahir, namun baru akan ketahuan beberapa tahun kemudian atau saat si penderita sudah lebih dewasa. Kadang tidak terbentuk dengan sempurna, atau mungkin hanya berupa serat jaringan yang tipis dan tidak terdeteksi sinar X maupun MRI.
Akan tetapi bila sampai tumbuh seperti yang dialami Valery, bukan tidak mungkin akan menindih pembuluh darah atau sel saraf di sekitarnya, sehingga memicu nyeri pada leher. Bahkan cepat atau lambat tulang rusuk kedua Valery dapat menekan organ vital seperti jantung dan paru-parunya.
Baca juga: Terlahir Tanpa Mata dan Hidung, Remaja Ini Akan Segera Dibuatkan Wajah
Untuk itu remaja asal Rusia ini harus segera mendapatkan tindakan operasi. Dokter setempat mengatakan harapan satu-satunya bagi Valery adalah ia harus menemui seorang dokter spesialis di ibukota Moskow.
Hanya saja karena keterbatasan dana, orang tua Valery saat ini tak bisa berbuat apa-apa. Paling jauh mereka hanya bisa mengupayakan agar putra mereka memperoleh tunjangan untuk para difabel. (lll/up)











































