Wajah Wanita Ini Nyaris 'Tenggelam' karena Kanker Tulang Langka

Wajah Wanita Ini Nyaris 'Tenggelam' karena Kanker Tulang Langka

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Kamis, 17 Sep 2015 20:05 WIB
Wajah Wanita Ini Nyaris Tenggelam karena Kanker Tulang Langka
Foto: Channel 5
London - Belum ada satu tahun setelah kelahiran anak pertamanya, Tambu Makinzi merasa ada yang tak beres dengannya. Saat itu ia mulai mengeluhkan sakit kepala yang sangat buruk dan tak kunjung hilang.

"Saya sudah membelikannya obat-obatan, dan itu sempat meredakannya, tapi hanya beberapa jam saja. Kemudian keningnya perlahan membengkak dan saya mulai khawatir," tutur Peddy, suami Tambu.

Dokter yang memeriksanya memastikan bahwa wanita malang ini terserang kanker tulang langka atau 'chondrosarcoma'. Selama empat tahun lamanya, Tambu pun berjibaku menjalani operasi, kemoterapi dan radioterapi di Afrika Selatan, namun tak membuahkan kesembuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana tidak, tumor di kening Tambu justru kembali lagi, bahkan lebih agresif dari sebelumnya. Kanker ini menyerang tengkoraknya, terutama merusak tulang sentral di wajah Tambu, menelan' tulang di sekitaran hidungnya dan menggeser mata kirinya. Bahkan indera penciuman Tambu tak lagi berfungsi karenanya.

Dalam keadaan nyaris putus asa, Tambu menemukan sebuah lembaga riset amal yang bernama Saving Faces. Lembaga ini diketahui telah banyak membantu pasien dengan penyakit yang menggerogoti wajah seperti dirinya.

Awal tahun ini, wanita yang tinggal di Cape Town ini pun memutuskan terbang ke London. Sesampainya di sana, ia bertemu dengan Prof Iain Hutchison yang mengatakan umur Tambu mungkin tinggal beberapa bulan lagi jika tumor di wajahnya tak segera ditangani.

Baca juga: Sembuh dari Kanker Setelah Kehilangan Separuh Badan

Tak butuh waktu lama, Prof Hutchison kemudian merencanakan tindakan bedah untuk menyelamatkan Tambu. Ia menggelar operasi di tempat praktiknya sendiri di Barts Hospital, London, dan melibatkan enam dokter bedah untuk mendampinginya.

Pada tahap awal operasi, tim Prof Hutchison mengangkat tumor yang menekan otak, mata dan hidung Tambu. Setelah 9 jam, tumor seberat 2 kg itu berhasil dikeluarkan dengan sekali angkat. Namun upaya itu meninggalkan lubang menganga di wajah Tambu.

Untuk itu tim Prof Hutchison harus membuatkan wajah baru untuk Tambu. Awalnya mereka memakai dua tulang rusuk untuk menciptakan hidung dan tulang rahang baru. Kemudian sebagian punggungnya diambil untuk mengisi celah-celah di wajah Tambu, dan memastikan suplai darah untuk wajah baru ini benar-benar mengalir.

Setelah 25 jam berlalu, Tambu dipindahkan ke ruang intensif selama enam hari. Ketakutan Prof Hutchison sempat terbukti karena kulit punggung yang ditempelkan di wajah Tambu mengalami kegagalan dan jaringannya mati. Hal ini memaksa Prof Hutchison membawa Tambu kembali ke ruang operasi.

Di operasi kedua, barulah Prof Hutchison dapat memastikan suplai darah ke wajah baru Tambu dapat berfungsi dengan lancar. Dan lima hari kemudian, Tambu akhirnya memiliki wajah baru setelah menjalani operasi selama 39 jam. Kali ini Prof Hutchison menggunakan daging yang diambil dari kakinya.

Tak hanya itu, Prof Hutchison dan timnya juga berhasil menyelamatkan mata kanan wanita berusia 27 tahun itu.

Setelah berbulan-bulan menjalani rehabilitasi, Tambu akhirnya mulai memperlihatkan pemulihan yang berarti. "Ini adalah salah satu kanker paling langka. Sepanjang karir, saya baru menangani tiga pasien chondrosarcoma, jadi saya sendiri masih kesulitan seberapa besar agresivitasnya," terang Prof Hutchison seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (17/9/2015).

Kendati begitu, ahli bedah maksilofasial itu bersyukur kankernya tak sampai menyerang otak Tambu.

Baca juga: Nenek Berjuluk 'Pinocchio', Ternyata Ada Tumor Ganas di Hidung Panjangnya (lll/vit)

Berita Terkait