Wanita berumur 22 tahun yang identitasnya dirahasiakan tersebut awalnya datang dengan keluhan jantung berdebar, pusing, kelelahan, dan sakit dada ketika berolahraga. Kepada dokter ia bercerita sering mengalami depresi setelah ibunya meninggal empat tahun lalu dan sejak saat itu ia rutin mengonsumsi obat antidepresan.
Sang wanita juga mengaku empat bulan terakhir menstruasinya terhenti sehingga dokter menjalankan pemeriksaan darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya tingkat hemoglobin dan hematokrit sang wanita memang rendah. Namun demikian setelah diperiksa lebih jauh dokter tak bisa menemukan penyebab pasti mengapa hal tersebut bisa terjadi.
"Dia juga tak memiliki riwayat menguruskan badan atau anoreksia, tak memiliki gangguan makan, dan tak punya kebiasaan menginginkan makanan yang aneh," tulis salah satu dokter, dr Sarah Ali Althomali, dalam laporannya di jurnal BMJ Case Reports dan dikutip pada Senin (9/11/2015).
Akhirnya ketika melihat kepala sang wanita, dokter menemukan banyak hama kutu rambut yang diketahui memang senang mengisap darah manusia. Dokter pun berkesimpulan bahwa meski jarang, pada kasus ekstreme kutu rambut sepertinya bisa mengakibatkan anemia.
Sang wanita pada akhirnya diberikan transfusi dua kantong darah, suplemen, dan sampo untuk membunuh kutu rambut yang ada. Setelah satu bulan kondisinya pun membaik.
"Kami menyimpulkan bahwa memang karena infestasi kronis kutu rambut ini yang akhirnya menyebabkan anemia ketika tak ada penyebab jelas seperti menstruasi atau pendarahan gastrointestinal," tutup dr Sarah.
Baca juga: Kutu Kepala Suka Rambut yang Bersih
(fds/vit)










































