Epifanio Rodriguez dari Forsyth County Sheriff's Office mengatakan pihaknya menerima laporan dari anonim yang mengatakan jika Mary sudah melakukan penipuan berkedok pura-pura sakit kanker. Bahkan, Mary beberapa kali menerima tiket berlibur gratis usai ia berhasil meyakinkan orang lain bahwa dirinya tengah berjuang melawan kanker.
"Bahkan ia berakting dengan mencukur kepalanya untuk meyakinkan orang-orang bahwa dirinya benar-benar sakit. Mary kami kenai pidana penipuan dan pencurian. Kami memperkirakan ia menerima total Rp 341 juta dalam bentuk uang dan hadiah dari orang-orang yang berhasil ditipunya," tutur Rodriguez kepada ABC News.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain uang, Mary juga pernah mendapatkan tiket gratis menonton sebuah pertandingan baseball, perjalanan gratis ke Houston, bahkan melakukan skydiving. Semua itu didapat Mary karena para 'korbannya' iba melihat dia dan ingin Mary merasakan kebahagiaan di tengah penyakit yang ia alami.
Selama ini, Mary diketahui bekerja sebagi perawat berlisensi. Ketika polisi memintanya menunjukkan bukti bahwa dirinya sakit, Mary menunjukkan dokumen dari seorang ahli onkologi di MD Anderson Cancer Center di Houston yang ternyata palsu.
"Ketika kami konfirmasi, si dokter mengatakan bahwa itu bukan tanda tangannya dan dia tidak pernah menandatangani berkas itu. Bahkan si dokter mengatakan Mary bukanlah pasiennya," lanjut Rodriguez.
Pada tanggal 8 Januari lalu, Mary ditangkap dan dibebaskan bersyarat setelah membayar jaminan Rp 32 juta. Rodriguez mengatakan kasus ini masih ditunda dan hukuman yang bakal dikenakan pada Mary bisa lebih berat jika korban kebohongannya lebih banyak ditemukan.
Baca juga: Diduga Cari Perhatian, Wanita 25 Tahun Pura-pura Sakit Kanker Stadium Akhir (rdn/vit)











































