Penuh Haru, Kisah Dena Mendapat Donor Ginjal untuk Putrinya

True Story

Penuh Haru, Kisah Dena Mendapat Donor Ginjal untuk Putrinya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Senin, 26 Sep 2016 20:01 WIB
Penuh Haru, Kisah Dena Mendapat Donor Ginjal untuk Putrinya
Foto: Babble
Jakarta - Tiba-tiba saja Oktober tahun lalu, putri Dena Carreyn jatuh sakit. Bahkan setelah sembilan bulan berjibaku dengan pengobatan, termasuk menjalani cuci darah hingga 10-12 jam sehari, si kecil yang bernama Lyla itu juga tak kunjung sembuh.

Tak berapa lama kemudian, dokter mendiagnosis Lyla dengan sebuah penyakit autoimun bernama Microscopic Polyangiitis (MPA). Mayo Clinic menyebut Microscopic Polyangiitis merupakan salah satu jenis vasculitis atau peradangan pembuluh darah yang utamanya mengenai pembuluh darah kecil di ginjal dan paru-paru. Tampak luar gejalanya antara lain nyeri perut dan ruam. Jika sampai mengenai paru-paru, biasanya ini disertai dengan batuk darah.

Namun kondisi bocah berumur empat tahun itu kadung memburuk, sebab ginjalnya telah dinyatakan gagal berfungsi lagi. Dokter telah memastikan bahwa Lyla membutuhkan transplantasi ginjal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Dena dan keluarga besarnya pun melakukan pencarian ke penjuru negeri, berharap menemukan donor yang tepat untuk Lyla. Hingga akhirnya beberapa minggu lalu, Dena dipanggil ke sekolah Lyla. Pihak sekolah mengatakan ada seorang guru baru yang akan mengajar putrinya.

"Saya dipanggil ke sekolah Lyla, Kids Express Learning Center. Ada guru baru yang akan mengajar Lyla dan saya memang harus menemuinya, karena tiap kali ada guru baru saya harus memberinya pemahaman tentang kondisi Lyla, termasuk pengobatannya. Semuanya," tulis Lyla di laman Facebook-nya.

Sesampainya di sekolah, Dena diajak duduk bersama tiga orang, dengan dua di antaranya adalah guru Lyla saat ini. Dena diberitahu bahwa guru baru yang akan mengajar Lyla sedang dalam perjalanan. Sembari menunggu, keduanya memberi Dena sebuah hadiah.

Begitu dibuka, kotak itu ternyata berisi sebuah pesan: 'Saya mungkin hanya menjadi guru Lyla saat ini, tetapi setelah ini saya akan jadi bagian kecil dari diri Lyla selamanya. Tertanda, donor ginjal Lyla'.

Baca juga: Dokter: Ginjal Organ Paling Sering Dicari untuk Transplantasi

Setelah membacanya, Dena sangat terkejut. Secepat kilat ia langsung memeluk salah satu dari kedua guru Lyla yang bernama Beth Battista. Belakangan ia tahu jika Beth merupakan donor yang cocok untuk putrinya, dan ia berkenan untuk memberikan sebagian ginjalnya untuk sang murid.

Momen itu pun sempat terekam dalam video, yang kemudian dibagikan Dena lewat akun Facebook-nya dan menjadi viral dalam waktu sekejap. Dalam video itu juga terlihat Dena menangis di bahu Beth.

"Ketika saya menyadari apa yang terjadi, saya begitu gembira. Rasanya persis seperti ketika saya melahirkan Lyla, dan kini Lyla mendapatkan kesempatan kedua dalam hidupnya berkat Beth," tutur Dena kepada Babble.

Di lain pihak, Beth hanya mengatakan ingin membantu Lyla. "Ada sesuatu dalam diri saya yang mendorong saya untuk melakukan tes. Ternyata setelah mereka mencari ke penjuru negeri, adalah suatu keajaiban jika sayalah donor yang cocok untuknya. Saya justru merasa terberkati karena bisa memberinya masa depan," timpalnya.

"Kata-kata saja tak cukup untuk mengungkapkan rasa terima kasih saya. Beth akan selamanya menjadi bagian dari keluarga kami," pungkas Dena.

Tidak dijelaskan dengan pasti kapan prosedur transplantasi akan diselenggarakan.



Baca juga: Biaya Cangkok Ginjal Setara Cuci Darah 3 Tahun

(lll/vit)

Berita Terkait