Cerita bermula ketika Haruna yang seorang pegawai usaha konveksi bekerja meninggalkan Ros dan Ayuna sendirian di rumah. Sebagai ibu rumah tangga, banyak tugas yang harus Ros selesaikan sehingga sang anak yang berumur sembilan bulan tersebut sesekali ditinggal tanpa pengawasan.
Baca juga: Kena Catok Rambut Panas, Lengan Bayi Laki-laki ini Terbakar
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya letakkan dia di kasur, termosnya di sebelah. Saya tinggal sebentar menjerit sudah. Cepat sekali kejadiannya," kata Ros kepada detikHealth pada Jumat (4/11/2016).
Panik, hari itu juga Ayuna dibawa ke puskesmas terdekat dan dirujuk ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Tubuh Ayuna mengalami luka bakar cukup dalam sehingga perlu dilakukan beberapa kali tindakan pembuangan kulit mati dan cangkok kulit yang diperkirakan akan menghabiskan biaya Rp 22 juta.
Haruna yang baru setahun tinggal di Jakarta belum sempat mengurus keanggotaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sehingga biaya perawatan harus ditanggung pribadi. Sementara itu penghasilannya tidak menentu tergantung dari ada tidaknya pesanan.
"Kita masih bingung ini bagaimana. Semakin hari semakin bengkak biaya, sampai sekarang mungkin sudah hampir enam tujuh juta," ungkap Ros.
Ketika detikHealth mengunjungi Ayuna, kondisinya terlihat stabil dan bisa digendong oleh kerabat yang berkunjung. Ros mengatakan baru kemarin malam Ayuna menjalani operasi pertama.
Baca juga: Banyak Makan Dapat Bantu Pasien Luka Bakar Parah Cepat Pulih (fds/vit)










































