Minggu, 22 Jul 2018 16:15 WIB

Kena 'Semprot' Parkir di Tempat Khusus Disabilitas, Gadis Ini Ungkap Alasannya

Widiya Wiyanti - detikHealth
Dimarahi karena parkis di tempat khusus penyandang disabilitas, gadis ini ternyata idap penyakit tersembunyi. Foto: Facebook Dimarahi karena parkis di tempat khusus penyandang disabilitas, gadis ini ternyata idap penyakit tersembunyi. Foto: Facebook
Jakarta - Merasa sedih, kesal, dan marah ketika melihat sebuah tulisan ada di kaca mobilnya. Yasmin Swift disebut bukan disabilitas dalam tulisan tersebut dan tidak seharusnya memarkirkan mobil di tempat parkir khusus itu.

Gadis berusia 19 tahun itu punya alasan tersendiri mengapa memarkirkan mobilnya di tempat khusus penyandang disabilitas. Ternyata Yasmin mengidap penyakit hipertensi arteri pulmonal utama, yaitu kondisi arteri di paru-paru menyempit, dan sisi kanan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke paru-paru. Hal ini menyebabkan tekanan darah tinggi pada arteri.

"Anda parkir ilegal. Anda bukan penyandang disabilitas. Saya akan memberitahukan kepada pihak yang berwenang," tulis seseorang pada mobil Yasmin.


Aku marah dan frustrasi. Sejujurnya itu membuatku tertawa karena aku berpikir orang sangat sombong kepada orang-orang dengan penyakit tak terlihat,Yasmin Swift
Yasmin menganggap bahwa disabilitas itu bukan kekurangan yang hanya bisa terlihat oleh mata, orang sepertinya dengan penyakit tidak terlihat pun seharusnya orang lain bisa mengerti.

"Aku marah dan frustrasi. Sejujurnya itu membuatku tertawa karena aku berpikir orang sangat sombong kepada orang-orang dengan penyakit tak terlihat," ujarnya dikutip dari Metro.

"Di mana aku masih muda dan terlihat baik-baik saja, di situ orang-orang sangat cepat menilai," lanjutnya.

Yasmin baru saja didiagnosis penyakit itu tujuh bulan lalu. Penyakitnya itu sangat membatasi hidupnya, ia mengalami sesak napas, kelelahan yang luar biasa, dan bahkan sering pingsan.



Mau Tau Cara Komunikasi yang Baik dengan Penyandang Disabilitas?, Simak videonya:

"Pertama kali mulai mendapatkan gejala, hal utama yang aku perhatikan adalah kakiku membengkak, perut, punggung, dan mataku juga menjadi sangat bengkak dan sakit," ungkapnya.


Kapanpun di kala kondisi tubuhnya melemah, penyakit itu bisa saja merenggut nyawa Yasmin. Berbagai pengobatan ia jalani, Yasmin pun harus mengonsumsi obat secara permanen setiap hari.

Hanya karena Yasmin tidak menggunakan kursi roda, bukan berarti orang-orang bisa menilainya seperti yang hanya terlihat di fisiknya saja.

"Aku mengerti bahwa Anda dapat membuat penilaian itu, tetapi salah satu dari hal-hal yang mungkin Anda pikirkan, mungkin Anda tidak akan menulis di mobil seseorang," tutur Yasmin.

Kena 'Semprot' Parkir di Tempat Khusus Disabilitas, Gadis Ini Ungkap Alasannya
(wdw/ask)
News Feed