Kamis, 11 Okt 2018 09:30 WIB

Kehilangan Kaki karena Kanker, Ibu Ini Lomba Lari Pakai Kaki Buatan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi kaki prostetik (Foto: iStock) Ilustrasi kaki prostetik (Foto: iStock)
Jakarta - Tak pernah menyangka dalam hidup Jenn Andrews akan kehilangan kakinya. Ibu dua orang anak ini mengidap kanker yang mengharuskan kaki kanannya diamputasi.

Dikutip dari Health, Jenn yang biasanya rutin berlari empat hingga delapan kilometer per hari, hidupnya tiba-tiba berubah drastis ketika mengetahui bahwa ia mengidap tumor sarkoma seukuran kacang di kaki kanannya.

Dokter pun menghilangkannya, dan kondisi Jenn sempat membaik. Namun tak lama kemudian, tumor itu justru berkembang menjadi kanker sarkoma myxoid, yaitu tumor lemak yang berkembang di jaringan lunak dalam. Biasanya tidak menunjukkan gejala apa pun sampai tumor telah tumbuh dan menekan jaringan sekitarnya.

Untuk melindungi organ tubuhnya yang lain dari persebaran kanker, dokter memutuskan untuk mengamputasi kaki Jenn.

"Saya ingat momen itu tidak seperti saya mengingat yang lain," tulisnya dalam lama blog pribadinya.

Baca juga:

Meskipun hanya memiliki satu kaki, semangat Jenn tetap berkobar. Dibantu dengan kaki buatan, Jenn pun mengikuti perlombaan lari 5K di Charlotte, North Carolina, Ameriksa Serikat.

Tak disangka, dengan kaki buatan Jenn berhasil melewati garis finis. Keberhasilannya itu pun membuat suami, anak-anak, serta dokternya berbangga hati.

"Saya merasa begitu berhasil untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama," ungkapnya kepada People.

Dokter onkologinya, dr Joshua Patt dari Levine Cancer Centre mengatakan bahwa dirinya merasa gugup menyaksikan Jenn berlari begitu cepat setelah operasi.

"Itu luar biasa. Saya bukan menganalisis kondisinya sepanjang waktu untuk memastikan dia baik-baik saja, tetapi untuk melihat dia melewati garis akhir. Saya terus mengingat enam bulan yang lalu ketika dia bertanya apakah dia bisa berjalan lagi dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya berharap dia akan berlari lagi. Sangat menyenangkan melihat dia menyelesaikannya. Aksinya luar biasa," jelas dr Patt.



Jenn mengatakan bahwa ana-anaknya lah yang menjadi pendukung terbesar bagi dirinya. Mereka tidak melihat orang-orang yang memiliki perbedaan.

Selepas perlombaan, Jenn menjalani pemeriksaan kanker. Ia pun dinyatakan terbebas dari kanker dan mulai berfokus pada organisasi barunya, Move for Jenn Foundation. Organisasi ini akan mengumpulkan uang untuk diberikan kepada pengidap sarkoma lainnya agar mendapatkan kaki buatan.

"Saya tidak merasa seperti diri saya yang dulu. Saya merasa seperti diri saya yang baru. Saya belajar bahwa saya dapat melakukan semua hal seperti sama, saya hanya mencari tahu cara-cara baru dalam melakukan sesuatu. Hanya karena ada kendala, bukan berarti itu tidak dapat terjadi. Mampu menyelesaikan lomba ini mendorong saya untuk menetapkan tujuan baru. Saya belum pernah melakukan 10K. Sudah waktunya untuk melakukan satu," tutupnya.






Tonton juga 'Diamputasi Sejak Kecil, Bocah Ini Bercita-cita Jadi Atlet':

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)
News Feed