Rabu, 07 Nov 2018 11:38 WIB

Tulang Belakang Bengkok 92 Derajat Bisa Berkurang Berkat Olahraga

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi skoliosis. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi skoliosis. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Seorang selebggram asal Scottsdale, Arizona didiagnosis skoliosis atau bengkoknya tulang belakang. Namanya Hayley Wakefield, didiagnosis saat usianya sembilan tahun.

Ini berawal saat orang tuanya menyadari bahwa pinggulnya tidak rata. Dokter sudah memperingatkannya bahwa lengkungan tulang belakang tersebut berpotensi menghimpit jantung serta bisa membunuhnya jika tidak dilakukan operasi.

Namun hingga usianya kini 25 tahun, Hayley enggan untuk dioperasi. Ia mengumpulkan berbagai penelitian yang mengemukakan bahwa tidak ada yang benar-benar mengalami kematian karena kondisi tersebut.

"Jika kamu memilih untuk operasi mereka akan ditempatkan batang logam di atas dan ke bawah punggungmu. Semakin parah skoliosismu, semakin kecil kemungkinan operasi ini benar-benar membantu," ujar Hayley dikutip dari Daily Mail.



Hayley memutuskan untuk memperkuat tulang belakangnya dengan rutin berolahraga. Rutin melakukan peregangan dan latihan memperkuat otot-otot pendukung tulang belakangnya.

Dengan perlahan, ternyata tulang belakang yang sebelumnya bengkok 92 derajat, akhirnya berkurang menjadi sekitar 75-80 derajat.

"Ini adalah proses yang sangat lambat, tetapi saya telah mampu menurunkan kurva saya dengan menerapkan latihan-latihan tertentu dan teknik peregangan yang dirancang untuk saya," ungkapnya.

Meski demikian, Hayley juga merasa sedikit sakit dan kaku jika duduk terlalu lama atau berjalan sepanjang hari. Namun rasa sakitnya itu tidak menjadi alasan untuk dirinya tetap menjadi sehat dan bugar.

"Setiap orang berurusan dengan sesuatu yang sulit dalam hidup mereka, jadi kita bisa duduk dan merasa kasihan pada diri sendiri atau kita bisa memanfaatkan sebaik mungkin dan menginspirasi orang lain di hidup kita," tuturnya.

Kini, Hayley telah merilis buku elektronik mengenai tips bagi pengidap skoliosis yang sama dengan dirinya. Ia ingin menginspirasi orang lain dengan kisahnya.





Tonton juga 'Fakta Skoliosis, Kelainan Pada Rangka Tubuh':

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/fds)
News Feed