Sabtu, 16 Feb 2019 10:13 WIB

Mengharukan! Wanita Ini Tulis di Kakinya Kata 'Putus' Sebelum Diamputasi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi kaki diamputasi. Foto: Getty Images Ilustrasi kaki diamputasi. Foto: Getty Images
Jakarta - Seorang wanita Colorado memilih mengamputasi kakinya setelah bertahun-tahun kesakitan akibat kecelakaan masa kanak-kanaknya. Sebelum kehilangan kakinya, ia melakukan hal yang sungguh mengharukan.

Jordan Beckwith (27) namanya, ia menulis sebuah catatan kecil di kaki yang akan diamputasi itu. Ia menuliskan kata 'putus' dan juga menuliskan 'sudah saatnya kita berpisah'.

Bukan hanya Jordan, teman-temannya pun ikut menulis pesan di kaki kanannya itu. Kebanyakan dari mereka memberikan semangat untuk Jordan.

"Bukan aku, ini kamu. Aku yakin kita bersenang-senang bersama, tapi sudah saatnya kita berpisah. Aku berharap yang terbaik untukmu," tulisnya.



Dikutip dari New York Post, saat Jordan berusia 13 tahun ia terlempar dari kuda yang ditungganginya dan membuat pergelangan kakinya patah. Dokter menemukan bahwa tulang keringnya di kaki bagian bawah patah dan fragmen yang hancur bersarang di kakinya.

Pergelangan kakinya bengkak, kemudian ia harus menunggu tiga hari untuk dioperasi. Namun operasi itu tidak berhasil.

"Mereka mematahkan pergelangan kakiku lagi dan melakukan operasi ulang," ungkap Jordan.

Setahun kemudian, ia menjalani fusi pergelangan kaki di mana tulang-tulang pergelangan kakinya dihubungkan dengan plat baja dan enam sekrup. Namun sayangnya, Jordan merasa terus kesakitan.

"Selama 14 tahun terakhir, aku selalu mengonsumsi beberapa jenis obat penghilang rasa sakit. Sekitar 18 bulan yang lalu, aku sampai pada titik aku merasa ini tidak pernah menjadi lebih baik," tuturnya.

"Aku tidak bisa berjalan, aku tidak bisa melakukan pekerjaanku, aku bahkan tidak bisa membawa anjing-anjingku untuk berjalan selama dua menit," lanjut Jordan.



Pada Juni 2018 lalu, Jordan mengunjungi ahli bedah di Denver yang mengatakan padanya bahwa pilihannya hanya dua, yaitu penggantian pergelangan kaki yang berisiko atau amputasi. Namun penggantian pergelangan kaki itu dilakukan pada orang yang berusia sekitar 60 tahun atau lebih dan belum pernah dilakukan pada orang usia muda.

Meskipun keluarganya bersikeras agar Jordan melakukan penggantian pergelangan kaki, namun ia sudah tidak ingin melakukan berbagai macam operasi lagi.

"Tapi semakin aku memikirkannya, amputasi menurutku tak terhindarkan," katanya.

Akhirnya pada 11 Oktober 2018 lalu, kaki kanan Jordan diamputasi di bagian pergelangan kakinya. Dan kemudian ia pun menggunakan kaki palsu untuk beraktivitas.

(wdw/up)
News Feed