Selasa, 25 Jun 2019 09:34 WIB

Supaya Tubuhnya Kekar, Remaja Ini Makan Berbagai Macam Serangga

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi serangga untuk dikonsumsi. Foto: Istimewa Ilustrasi serangga untuk dikonsumsi. Foto: Istimewa
Jakarta - Seorang remaja di Maine, Amerika Serikat memiliki hobi nge-gym untuk mengembangkan otot-otot tubuhnya. Sam Broadbent (18) tahun sadar bahwa angkat beban saja tidak cukup, ia juga harus mengonsumsi banyak protein agar tubuhnya menjadi kekar.

Sam berolahraga enam kali dalam seminggu dan bisa makan daging dua kali dalam sehari. Tetapi pada tahun 2015 saat membantu ayahnya mendirikan toko online serangga, Sam terpikir bagaimana memasukkan serangga ke dalam menu makannya.

"Semakin saya belajar tentang serangga melalui bisnis ayah saya, semakin saya sadar bahwa saya tidak membutuhkan produk hewani dalam makanan saya," kata Sam dikutip dari Daily Mail.

Pada bulan Oktober 2018, Sam benar-benar tidak mengonsumsi daging-dagingan lagi, seperti daging sapi, kalkun, dan babi. Ia menggantinya dengan serangga, seperti belalang, jangkrik, bahkan kalajengking.



Ia mengaku awalnya terasa mual dan tidak terbiasa. Namun lama-kelamaan ia merasa tubuhnya lebih bugar dari sebelumnya. Dan pada Januari 2019, Sam menjadi seorang vegan dengan serangga sebagai pengecualian.

Untuk sarapan, Sam mengaku biasanya mengonsumsi oatmeal dengan jangkrik yang dihaluskan. Sedangkan saat siang hari, ia makan kacang-kacangan dengan semangkuk jangkrik, brokoli, dan asparagus. Sementara untuk makan malam bisa makan dengan kacang-kacangan dan belalang yang dibumbui bawang putih dan lemon.

"Saya terkadang menggunakan bubuk protein dari jangkrik dengan sayuran lain untuk membuat semacam bakso. Kadang-kadang saya makan kalajengking, mereka sedikit lezat. Rasanya asin dan lezat saat dipanggang atau ditumis," ungkapnya.

Pola dietnya itu bisa disebut dengan entomophagy, praktik memakan serangga. Pada tahun ini, Sam akan masuk universitas dan mengambil jurusan paleontologi untuk mempertahankan gaya hidupnya itu.

"Saya benar-benar mampu mendorong banyak latihan beban beberapa bulan terakhir ini. Serangga adalah sumber protein yang luar biasa," tandasnya.

(wdw/up)