Senin, 05 Agu 2019 18:24 WIB

Organ Intim Bengkak dan Melepuh, Wanita Ini Idap Penyakit Autoimun Langka

Widiya Wiyanti - detikHealth
Organ intim seorang wanita dikabarkan melepuh karena kondisi genetik. (Foto: iStock) Organ intim seorang wanita dikabarkan melepuh karena kondisi genetik. (Foto: iStock)
Jakarta - Bagi seorang wanita, kesehatan organ intim merupakan hal mutlak yang harus dijaga. Namun bagaimana jika vulva seorang wanita menjadi kemerahan, bengkak, bahkan melepuh?

Berdasarkan suatu kasus yang dilaporkan dalam BMJ Case Reports, ada seorang wanita berusia 46 tahun yang mengalami hal tersebut. Vulvanya bengkak dan keluar cairan kuning serta rasanya sangat menyakitkan.

Wanita yang tak disebut namanya itu pun mengalami dua kali salah diagnosis. Yang pertama didiagnosis infeksi jamur, dan lainnya folikulitis, suatu peradangan yang menyerang folikel kulit.

Enam bulan berlalu, kondisinya tidak membaik walaupun telah menerima perawatan dari dokter. Wanita itu pun menjalani tes IMS (infeksi menular seksual) dan infeksi virus maupun bakteri, namun hasil pemeriksaan keduanya negatif.

Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dokter pun mendiagnosis wanita tersebut dengan pemfigus vulgaris, kelainan autoimun langka yang menyebabkan bagian organ intim wanita melepuh.


Menurut Genetic and Rare Diseases Information Center (GARD), pemfigus vulgaris ditandai dengan keluarnya lendir di bagian organ intim dan lepuhan yang terasa sakit namun tidak gatal. Lepuh tersebut diisi dengan cairan bening, dan ketika pecah, itu bisa menyakitkan dan berbahaya, menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan protein, dan berpotensi menyebabkan komplikasi akibat infeksi.

Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun genetik dan usia tua mememiliki kecenderungan untuk seseorang terkena penyakit ini. Meskipun belum ada obat yang tepat untuk menyembuhkan penyakit ini, pemfigus vulgaris bisa sembuh jika dideteksi lebih dini dan dirawat dengan benar.

"Kita dapat mengendalikan penyakit ke titik di mana pasien tidak memiliki apa pun yang terlihat pada kulit mereka dan dapat menjalani kehidupan sehari-hari mereka," kata Anthony Fernandez, MD, seorang dokter kulit di Cleveland Clinic, dikutip dari Health.



Simak Video "Idap Penyakit Langka, Wanita Ini Menua dengan Cepat"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)
News Feed