Minggu, 01 Sep 2019 12:26 WIB

Kisah Inspiratif di Balik Viral Chat Romantis Driver Ojol dengan Sang Istri

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Driver ojol ini ceritakan kisahnya yang sedang viral di medsos. (Foto: dok. pribadi.) Driver ojol ini ceritakan kisahnya yang sedang viral di medsos. (Foto: dok. pribadi.)
Jakarta - Sebuah tangkapan layar perbincangan seorang driver ojol dengan istrinya viral di media sosial Twitter belakangan ini. Warganet terharu dan menyebut percakapan tersebut sangat romantis.

Percakapan tersebut dibagikan oleh akun @Sir_Edwin atau Edwin. Dalam tangkapan layar itu, Edwin diminta oleh sang istri untuk pulang untuk beristirahat karena sudah bekerja cukup keras hari itu meski tak bisa menebus obat.



Disebutkan ia tidur paling akhir dan bangun paling awal, lalu menyikat kamar mandi, mencuci piring kemudian lanjut berangkat mengojek dilakukan tanpa mengeluh. Beragam respons dilontarkan oleh warganet.

"THE ACTUAL RELATIONSHIP GOALS," cuit akun @dir***bi.

"Pria yang baik, akan bertemu dengan wanita yang baik pula. Semoga bahagia selalu pak," tulis @in**nor**.

Dihubungi detikHealth, Edwin Firmansyah (38), pemilik akun tersebut mengaku kaget cuitannya bisa sampai viral. Sampai-sampai direct message (DM) penuh dengan banjiran semangat untuk Edwin dan istri.

"Iya. Kaget juga. Itu udah malam. Dan saya cuma punya beberapa follower aja, itupun teman-teman ojol. Saya ndak ada maksud apa-apa nge-share SS chat saya ama istri," terang pria asal Madiun, Jawa Timur ini saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (31/9/2019).



Ia menyebut hanya ingin berbagi kepada sesama kawan driver ojol yang kerap mengeluh soal problema rumah tangganya, bahwa masih ada semangat dan cinta kasih yang ia dapat dari istri. Edwin mengaku terharu sampai menangis, berbeda dengan sang istri yang hanya tertawa melihat cuitan tersebut viral.

"Dia tahunya dikasih tahu ibu mertua. Dia kaget aja karena dulu jaman kantoran nggak pernah (melakukan pekerjaan rumah)," lanjutnya diikuti tawa.

Nyaris dua tahun Edwin beralih profesi dari seorang karyawan swasta menjadi driver ojek online. Pekerjaan rumah tersebut semata-mata ia lakukan untuk membantu sang istri, yang beberapa bulan lalu terdiagnosis penyakit tumor di dinding rahim.

Bekerja di jalanan dimulainya setiap pagi usai salat Subuh berolahraga, dan menyelesaikan pekerjaan rumah. Terkadang ia juga harus bangun dini hari untuk mengambil antrian jika sang istri harus periksa ke dokter ataupun terapi.

Membagi waktu soal pekerjaan, menemani istri yang sakit, merawat dan menemani anak memang bukan perkara mudah. Namun Edwin mengatakan sebisa mungkin mengatur 24 jam yang ia miliki.

"Awalnya bapak-ibu mertua, ibu, kakak kandung dan istri nggak setuju. Jujur dulu pekerjaan saya gajinua dua kali lipat gaji (driver ojol). Kenapa malah waktu saya nggojek bisa nabung, padahal mentok penghasilan bersih saya sehari 150 ribu," tutur Edwin.

Akhirnya istripun mendukung, dan Edwin mengaku lebih menikmati pekerjaannya kini. Makin banyak waktu dengan keluarga dan sang istri. Walau tak mulus, namun ia selalu berusaha positif dalam tiap langkahnya.

"Ya pernah emosi dan capek. Ada juga obat (terapi istri) yang di luar cover BPJS, hampir 3 juta. Tapi saya selalu ngomong saya butuh pekerjaan ini. Lebih baik bekerja daripada nganggur. Jauhi semua yang menyebar hal-hal negatif," pungkasnya.





Simak Video "Pentingnya Pelatihan P3K Bagi Pengemudi Ojek Online"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/kna)