Kamis, 05 Sep 2019 10:00 WIB

Pegas Logam Trampolin Tertancap di Punggung Bocah Laki-laki

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi anak yang bermain trampolin. Foto: thinkstock Ilustrasi anak yang bermain trampolin. Foto: thinkstock
Jakarta - Bocah bernama asal Inggris bernama Jamie Quinlan, 12, harus dilarikan ke Rumah Sakit Anak Sheffield untuk mendapatkan perawatan intensif yang disebabkan lilitan pegas logam trampolin yang menancap pada punggungnya. Hal ini mengakibatkan punggungnya robek cukup parah.

Awalnya, pada hari Minggu, Jamie dan seorang temannya sedang bermain trampolin. Tiba-tiba pegas logam tersebut keluar dari trampolin dan menancap pada punggung Jamie. Logam tersebut merobek kaos yang dipakai dan menancap pada tubuhnya hanya berjarak beberapa sentimeter saja dari tulang punggungnya.



Ayahnya Jamie, Ian, 62, mengatakan hal ini bisa terjadi pada siapapun. Terlebih lagi pada anak-anak yang sangat aktif dan berani seperti Ian.

"Saya ingin orangtua lainnya menyadari betapa berbahayanya trampolin untuk anak mereka jika tidak ada pengawasan yang baik, seperti yang dialami Jamie saat ini" jelas Ian yang dilansir dari Foxnews.

Ian mengatakan, pada musim semi memang logam pada trampolin bisa saja keluar secara tiba-tiba. Jika tidak ditangani dengan cepat, pegas logam tersebut bisa mengenai bagian tubuh lain yang lebih fatal.

"Pegas logam tersebut bisa saja melukai kepala bahkan tenggorokan Jamie, dan pasti aku akan kehilangannya," ujarnya.

Hal yang dirasakan Jamie saat tertancap, Ia merasa ada yang aneh dan berat di punggungnya. Ian cukup tenang dan merasa lega setelah mengetahui keadaan Jamie yang baik-baik saja.

Ribuan kecelakaan trampolin terjadi setiap tahunnya, terutama pada musim panas. Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat mengatakan, ada 94.000 kecelakaan trampolin dan korbannya dirawat di unit gawat darurat pada tahun 2012.

Menurut American Academy of Pediatrics, mencatat anak dibawah usia 6 tahun yang paling berisiko. Hal yang biasanya terjadi antara lain patah tulang, gegar otak, keseleo dan ketegangan, serta cedera leher.


Simak Video "Moms, Kenali Tanda-tanda dan Pencegahan Stunting Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)