Kamis, 05 Sep 2019 10:26 WIB

Main Game di Ponsel dalam Gelap Tiap Malam, Wanita Ini Idap Glaukoma

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Seorang wanita didiagnosis mengidap glaukoma karena main game online terus menerus. (Foto: shutterstock) Seorang wanita didiagnosis mengidap glaukoma karena main game online terus menerus. (Foto: shutterstock)
Jakarta - Seorang wanita didiagnosis mengidap glaukoma di usianya yang masih sangat muda yakni 29 tahun. Ini disebabkan karena dia kecanduan main game di ponselnya dengan teman-temannya setiap malam sebelum tidur.

Glaukoma adalah kondisi mata yang menyebabkan kerusakan saraf optik karena tekanan tinggi yang tidak normal pada mata seseorang. Glaukoma adalah penyebab kebutaan yang bisa menyerang segala usia tapi seringnya ditemukan pada orang berusia diatas 60 tahun.

Dilansir dari Oriental Daily, wanita ini merasa sangat seru bermain game di pinsel dan ia bersama beberapa rekannya setuju untuk bermain game bersama tiap malam. Awalnya ia menetapkan aturan hanya satu babak sebelum tidur, tetapi setiap timnya kalah, mereka akan memintanya untuk bermain lagi.

Sebelum ia sadar, dirinya kadang bermain game hingga jam 2 atau 3 pagi. Suatu hari, setelah ia begadang sampai jam 3 pagi, gadis ini terbangun dan mendapati matanya tak bisa dibuka dan terasa perih.

Pengalaman ini membuatnya takut jadi ia tak main game selama beberapa hari. Sayangnya, ketika ia merasa mendingan, ia tetap melanjutkan main game meski tak sampai dini hari.
Namun kerusakan telah terjadi saat ia menemukan matanya berwarna merah bahkan tak ada warna putih sama sekali. Dia kemudian pergi ke dokter yang memeriksa matanya dan mendiagnosisnya dengan glaukoma.

Berkenaan dengan kasus ini, Zhu, wakil direktur departemen oftalmologi rumah sakit mengatakan bahwa menggunakan ponsel untuk media sosial, bermain game, membaca novel dan banyak kegiatan lain dalam kegelapan sebelum tidur sangat buruk bagi mata.

"Menggunakan ponsel dalam waktu lama di lingkungan yang gelap akan menyebabkan mata lebih rentan terhadap kekeringan, pembengkakan, dan kelelahan," kata dr Zhu.

Menggunakan telepon genggam dalam kegelapan membuat otot-otot siliaris atau otot di mata yang memungkinkan lensa berubah bentuk untuk fokus, berkontraksi dengan kuat, yang dapat menyebabkan kerusakan pada saraf optik.

Pada saat yang sama, suplai darah ke mata terbatas, menyebabkan tekanan intraokular meningkat, mengakibatkan glaukoma dan bahkan kebutaan.



Simak Video "Kisah Inspiratif Pemuda Tunanetra Jadi Peselancar Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)