Rabu, 18 Sep 2019 18:58 WIB

Mirip Vampir, Seorang Anak Bergantung pada Transfusi Darah untuk Hidup

Rosmha Widiyani - detikHealth
Sumsum tulang Adeline tak memproduksi sel darah yang cukup. (Foto: Thinkstock) Sumsum tulang Adeline tak memproduksi sel darah yang cukup. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Mirip vampir, seorang anak berusia 3 tahun asal Skotlandia bergantung pada transfusi darah untuk bertahan hidup. Sumsum tulang anak perempuan bernama Adeline tersebut tidak memproduksi cukup sel darah merah dan putih.

"Tiap orang baik pasti ingin membantu Adeline yang kekurangan sel dan keping darah. Selain perlu darah, kami juga mencari donor stem cell yang cocok untuk Adeline. Karena itu kami tak keberatan berbagi lewat medsos," kata ibunda Adeline, Steph Davidson, dikutip dari Daily Mail.


Transfusi memungkinkan kondisi Adeline lebih stabil dibanding saat kekurangan darah. Namun, Adeline perlu transplantasi sumsum tulang untuk menyelamatkan hidupnya. Hal inilah yang mengakibatkan Adeline perlu donor stem cell.

Adeline perlu donor darah sedikitnya satu kali tiap dua minggu. Kondisi kurang darah mengakibatkannya mudah terluka, kena infeksi, dan kerap sesak napas. Menurut Steph, dokter belum mengetahui penyakit yang terjadi pada buah hatinya hingga saat ini.

Awalnya dokter mengira Adeline mengalami leukimia, namun diagnosa terbukti salah saat dia dirujuk ke Aberdeen Hospital. Hasil biopsi sumsum tulang menyatakan Adeline tidak mengalami mengalami penyakit tersebut.

Dokter juga sempat menyangka Adeline mengalami myelodysplasia, setelah mendapat hasil tes genetik dan mutasi kromosom. Namun Adeline tak menunjukkan kondisi yang menandai penyakit tersebut. Adeline mengalami petechia, yaitu ditemukannya spot merah dan ungu di tubuh akibat terjadi perdarahan dalam.

Steph mengatakan dia tak menyangka putrinya mengalami kondisi gawat. Menurut Steph dia memang menyadari ada yang berbeda dengan putrinya, saat berat badan tidak juga tambah dan selalu terlihat pucat. Steph kemudian membawa Adeline ke dokter yang mendapati jumlah darahnya kurang dari normal.

"Meski harus menjalani kondisi ini, Adeline adalah anak yang bahagia. Dia tak pernah terlihat sedih atau murung, meski harus bolak-balik rumah sakit. Saat ini Adeline memasang hickman line di dadanya," kata Steph.

Hickman line adalah tube di bawah kulit yang masuk ke wilayah dada. Tube berfungsi menghubungkan pembuluh darah dari jantung. Tube memudahkan proses minum obat, pengambilan, dan pemberian darah sehingga Adeline tak lagi trauma jarum.

Steph bersyukur putrinya bisa memasang hickman line, serta respon lingkungan yang positif atas kondisi Adeline. Hingga saat ini sudah ada tiga ribu calon donor stem cell yang berniat membantu Adeline. Dengan anugerah ini, Steph bertekad tak menyerah menghadapi kondisi Adeline hingga putrinya bisa sehat kembali.



Simak Video "Hati-hati Bahaya Kesemutan Karena Kelamaan Main Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)