Sabtu, 21 Sep 2019 08:16 WIB

Mendadak Ereksi Tak Berhenti Sampai 36 Jam, Pria Ini Kena Priapism

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ereksi berkepanjangan bukan sesuatu yang bisa dibanggakan. (Foto: iStock) Ereksi berkepanjangan bukan sesuatu yang bisa dibanggakan. (Foto: iStock)
Jakarta - Seorang pria asal Bristol, Inggris, terkejut saat mendapati dirinya mendadak ereksi di tengah pertemuan bersama teman-teman. Ia merasa sangat malu, segala macam sudah dilakukan namun tak juga 'turun' hingga 36 jam.

"Kami cuma duduk biasa dan tiba-tiba (ereksi). Aku mencoba untuk menghilangkannya namun tak bisa. Aku tidak terangsang atau merasa hasrat seksual apapun," kata Elliott Rossiter (41), dikutip dari Fox News.

Setelah 19 jam namun tak menunjukkan perubahan, temannya membawa ke klinik. Di sana penis Elliott disuntik anti inflamasi dan obat steroid. Sayangnya, tetap tak ada perubahan apapun.


Elliott mengaku keadaan tersebut membuatnya sulit berjalan, bahkan ia merasa sangat kesakitan. Ia ketakutan ereksi tersebut tidak akan hilang.

"Aku belum pernah mengalami hal seperti ini. Lebih besar daripada ereksi biasanya dan tak berhenti berdenyut-denyut. Sampai aku tak berani menyentuhkan pakaian saking sakitnya," lanjutnya lagi.

Akhirnya Elliott dibawa ke rumah sakit dan didiagnosis dengan kondisi priapism atau ereksi penis berkepanjangan. Menurut Mayo Clinic kondisi ini kerap tak terkait dengan seks maupun rangsangan seksual, dan bisa jadi disebabkan oleh obat-obatan yang menyebabkan darah berkumpul di penis dan membuatnya ereksi.

Elliott dianjurkan untuk menjalani operasi segera, karena jika tidak penisnya akan tidak berfungsi atau mati. Jaringan di penis bisa rusak total atau bahkan hancur.

Operasinya berhasil meski Elliott harus menerima ada dua luka kecil di alat kelaminnya. Namun setidaknya, penisnya masih selamat. Kini ia sedang dalam pemulihan dan berharap semoga tidak mengalaminya kembali.



Simak Video "Tahukah Kamu Laki-laki Juga Punya Masa Subur?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)