Jumat, 27 Sep 2019 12:32 WIB

Balita Asal Florida Miliki Topeng 'Batman' di Kulit Wajahnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi balita dengan topeng Batman. Foto: Thikstock Ilustrasi balita dengan topeng 'Batman'. Foto: Thikstock
Jakarta - Balita asal Florida lahir dengan tanda di wajahnya yang menyerupai topeng 'Batman'. Ia akan segera melakukan perjalanan ke Rusia dengan harapan bisa mendapatkan perawatan inovatif untuk kondisi kulitnya yang langka ini.

Balita bernama Luna Fenner lahir dengan kelainan kulit bernama Nevus melanositik kongenital. Ini merupakan kondisi kulit yang ditandai dengan bercak berwarna gelap yang tidak normal dan tidak bersifat kanker (nevus), yang tersusun atas sel-sel penghasil pigmen yang disebut melanosit.

Biasanya, kelainan ini muncul saat lahir atau setelahnya. Nevus ini dapat tumbuh di mana saja dan berkembang sesuai anak tersebut. Tanda hitam ini biasanya datar pada kulit, tapi juga bisa agak bertekstur atau bergelombang bersamaan dengan tumbuhnya rambut berlebih di sekitarnya.

Ibu Luna, Carol (35) mengatakan, ia dan suaminya Thiago Tavares (32) sangat terkejut setelah tahu keadaan putrinya saat lahir. Sebelumnya, saat melakukan ultrasonografi (USG) di usia kandungan mencapai 7 bulan, tidak ada yang aneh. Ia juga telah meminta saran dari banyak dokter di seluruh negeri, seperti Florida, New York, Boston, dan Chicago.



"Aku sangat terkejut. Sebelumnya saat melihat hasil USG terakhir yang saya lakukan sebelum kelahirannya, tidak menunjukkan keadaan yang abnormal. Para dokter di Amerika Serikat juga memberikan berbagai saran untukku, aku merasa tersesat dan tidak tahu harus berbuat apa," jelas Carol yang dikutip dari Fox News.

Mereka yang lahir dalam kondisi ini berisiko lebih tinggi mengidap melanoma, yaitu sejenis kanker kulit. Nevus melanositik bawaan ini jarang terjadi, hanya pada 1 dari 20.000 bayi yang baru lahir di AS. Pavel Borisovich Popov, ahli bedah onkologi di Rusia berharap dapat membantu balita ini.

"Banyak yang berpikir saya sudah gila sampai pergi ke Rusia. Tapi saya sudah melakukan penelitian dan mendapatkan saran dari beberapa dokter tentang ini. Ini memang pilihan yang terbaik untuk Luna, karena di AS sendiri belum tersedia penanganan yang tepat untuknya," ujarnya.

Selama 18 bulan, Luna telah menjalani 6-8 operasi untuk memperbaiki nevus yang diidapnya. Carol berharap, setelah operasi ini selesai, Luna tidak akan diganggu saat mulai bersekolah nantinya.

"Aku tidak ingin dia diganggu lagi dengan pertanyaan 'apa itu menular' atau 'dia menyeramkan seperti monster'. Meskipun aku marah, tapi aku terus mengajarinya cara untuk menangani beberapa komentar buruk dan orang-orang yang jahat terhadapnya," tutur Carol.

Carol berharap, Luna dapat kuat dan siap untuk menjalani hidupnya kedepannya.



Simak Video "Kenali Kanker Kulit Melanoma, Penyebab Kematian Istri Rasyid Rajasa"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/wdw)