Sabtu, 15 Feb 2020 20:22 WIB

Bahagia Pulang ke RI, Mahasiswa Ini Cerita Saat Corona Mewabah di Wuhan

Yogi Ernest - detikHealth
Sebanyak 238 WNI telah selesai menjalani observasi di Natuna telah tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Mereka langsung disambut oleh keluarganya. Momen WNI dari Natuna Tiba di Bandara Halim (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Sebanyak 238 WNI telah kembali ke Jakarta setelah menjalani masa observasi selama 2 pekan di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Menteri Kesehatan (Menkes) menyatakan semua WNI dalam keadaan sehat.

Salah seorang WNI yang ikut observasi selama 14 hari tersebut ialah Eva. Eva mengaku mendapatkan pengalaman yang begitu berkesan selama menjalani observasi di Lanud Raden Sadjad di Natuna.

Eva mengatakan mendapatkan perhatian khusus soal kesehatan selama menjalani observasi. Waktu dua pekan di pangkalan militer Natuna tersebut pun dirasa senang.

"Fun ya, kami senang, happy banget. Berat badan kami naik. Karena memang masa observasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan kami dan memang sangat diperhatikan. Tiap hari diperiksa. Bapak-bapak TNI baik banget," kata Eva Patmawaty di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).


Eva kemudian menceritakan pengalaman selama berada di Wuhan saat virus Corona merebak. Mereka mengaku lebih sering berdiam diri di rumah karena takut terkena virus Corona.Eva menjalani observasi bersama kedua temannya, yakni Yuliannova Lestari Chaniago dan Gerard Ertandy. Mereka bertiga adalah mahasiswa Central China University yang ada di Kota Wuhan. Selain soal kualitas makanan, Eva mengatakan selama observasi, mereka rutin berolahraga tiap pagi dan sore.

"Di Wuhan memang selama masa lock down tidak bisa ke mana-mana, tapi itu pilihan kami. Jadi bukan pemerintah Tiongkok yang mengharuskan kami tinggal di rumah, tapi karena kami takut kena virusnya. Kan penyebarannya cepat banget," sebut Eva.

Baik Eva, Yuli, maupun Gerard mengaku sangat berterima kasih kepada masyarakat Natuna yang telah menerima mereka dengan sangat baik. Mereka juga berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, termasuk KBRI China.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat Natuna yang sudah berbesar hati menerima kami semua selama observasi," ujar Eva.

Sementara itu, Yuliannova mengatakan selama menjalani observasi tidak pernah kekurangan makan. Olahraga dan pemeriksaan kesehatan rutin membuat dirinya merasa bugar hingga hari ini.

"Gejalanya pun sampai hari ini kita nggak ada gejala dari virus Corona. (Saat di Wuhan) kami jaga diri saja. Dan tidak ada kata tidak boleh keluar tapi kita dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah," kata Yuliannova.

Catatan: Artikel asli bisa dibaca DI SINI.



Simak Video "Cerita Haru Dokter-Pasien Sembuh dari COVID-19 di Wuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)