Selasa, 23 Jun 2020 11:40 WIB

Kondisi Langka Bikin Pria Ini Tidak Bisa Melihat Angka

Firdaus Anwar - detikHealth
soal matematika di restoran Seorang pria mengalami kondisi langka yang membuatnya tak bisa melihat angka. (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang pasien pria berinisial RHS di Inggris jadi objek penelitian karena kondisi langkanya yang unik. Ia tidak bisa melihat angka selain nomor "1" dan "0".

Peneliti saraf dari Veterans Affairs Boston Healthcare System, David Rothlein, menjelaskan bahwa RFS mengalami kondisi degeneratif otak. Bermula pada tahun 2010 lalu ketika RFS tiba-tiba saja sakit kepala hebat yang berujung kesulitan memahami pembicaraan dan berbicara, amnesia, serta kehilangan fungsi penglihatan sementara.

Beberapa bulan kemudian RFS didiagnosis dengan kondisi bernama corticobasal syndrome. Hasil pindaian menunjukkan area otak RFS mengalami kerusakan serta penurunan volume jaringan.

Peneliti lainnya, Michael McCloskey, dari Johns Hopkins University mengatakan kondisi RFS mulai dipelajari pada tahun 2011 ketika usianya berusia 60 tahun. RFS mengaku hanya bisa melihat angka sebagai garis atau coretan tak jelas pada gambar hingga objek.

"Dia melihat sesuatu... coretan garis yang disebutnya spageti," kata Michael seperti dikutip dari Live Science, Selasa (23/6/2020).

"Apa yang paling menarik adalah kondisi ini hanya terjadi pada angka, tidak pada simbol lain," lanjutnya.

Saat ini peneliti masih terus berusaha memecahkan misteri kondisi RFS. Untuk sementara peneliti berusaha menciptakan bentuk angka yang bisa diinterpretasi oleh otak RFS.

Peneliti menyebut tidak ada masalah pada kemampuan matematika RFS. Ia hanya tidak bisa melihat angkanya.

"Dia mampu melakukan proses matematika. Jadi bila Anda bertanya untuk menghitung sesuatu dengan angka biasa atau bahkan romawi pada RFS, dia bisa melakukannya. Nyatanya dia mahir matematika," kata Michael yang menambahkan RFS adalah seorang insinyur.

Laporan para peneliti tentang kondisi RFS dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.



Simak Video "Baru! Peneliti Melihat Ada Kemungkinan Virus Corona Serang Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)