Senin, 30 Agu 2021 18:10 WIB

Termakan Konspirasi, Pria Ini Kena COVID-19 hingga Tewas karena Pembekuan Darah

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Close up hand of elderly patient with intravenous catheter for injection plug in hand during lying in hospital ward room Ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta -

Tidak sedikit kisah menunda vaksin Corona yang berakhir tewas tertular COVID-19. Seperti yang dialami Marcus Birks asal Inggris, ia menunda vaksin Corona karena termakan konspirasi.

Pria berusia 40 tahun tersebut awalnya mengalami gejala COVID-19 seperti infeksi flu biasa. Ia juga memilih menunda divaksinasi Corona lantaran merasa badan cukup sehat dan tak akan tertular.

Kemudian, kondisinya semakin memburuk dan berakhir dirawat di rumah sakit, ia baru menyesal mengapa tidak menerima vaksin COVID-19 saat memiliki kesempatan tersebut. Pasalnya, ia juga ternyata mengalami pembekuan darah.

"Musisi itu dirawat di rumah sakit setelah dites positif COVID-19," laporan Mirror UK.

"Dia berada dalam perawatan intensif setelah menunjukkan gejala seperti flu dan mengalami pembekuan darah," sambung laporan tersebut.

Marcus yang sempat diwawancara BBC saat positif Corona, sempat berpesan kepada siapa pun agar segera divaksinasi COVID-19 sebelum terlambat. Ia menyarankan jangan pernah percaya pada konspirasi dari para antivaksin Corona, seperti yang ia yakini sebelumnya.

"Jika kamu belum pernah tertular, kamu cenderung berpikir tidak akan pernah terinfeksi, jadi kamu lebih mendengarkan apa yang dikatakan para antivaksin Corona," jelas Marcus.

"Padahal ketika akhirnya dirawat dan merasa seperti tidak bisa mendapat cukup oksigen, percayalah, itu adalah perasaan paling menakutkan di dunia," terangnya menggambarkan kondisi yang dilalui.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)