Kamis, 14 Okt 2021 06:55 WIB

Menjulang 2,13 Meter, Inikah Wanita Terjangkung di Dunia?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jakarta -

Seorang warga asal Turki dinobatkan menjadi wanita tertinggi di dunia. Wanita bernama Rumeysa Gelgi ini pun masuk dalam Guinness Book of Records sebagai 'Wanita Hidup Tertinggi'.

Gelgi yang baru berusia 24 tahun ini berasal dari provinsi Karabuk, Turki. Namun, ia diketahui memiliki kondisi genetik yang sangat langka yaitu sindrom Weaver. Kondisi inilah yang mempercepat pertumbuhannya dan membuat bagian tubuhnya lebih besar dibanding ukuran pada manusia normal.

Kini Gelgi memiliki tinggi 7 kaki 0,7 inci atau sekitar 2,13 meter. Ini bukan pertama kalinya nama Gelgi masuk di dalam buku rekor dunia terkenal itu. Pada 2014 lalu, ia juga dinobatkan sebagai 'Remaja Tertinggi yang Masih Hidup', yang menarik perhatian banyak orang.

Akibat kondisinya tersebut, mobilitas Gelgi menjadi sangat terbatas. Ia masih bisa berjalan tentu dengan bantuan alat. Gelgi juga sering mendapat ejekan dan pelecehan dari orang-orang di sekitarnya dulu.

"Setiap kekurangan dapat diubah menjadi keuntungan bagi diri sendiri, jadi terimalah diri sendiri apa adanya, sadari potensi diri dan lakukan yang terbaik," kata Gelgi yang dikutip Daily Star, Rabu (13/10/2021).

"Saya suka menjadi berbeda dari orang lain. Ini menarik dan membuatku merasa istimewa," lanjutnya.

Sindrom Weaver ini ditandai dengan terjadinya peningkatan tonus otot, mata melebar, dahi melebar, kaki mengalami kecacatan, dan telinga yang lebih lebar dari ukuran normalnya. Ini termasuk kondisi yang langka, sebab baru 50 kasus yang pernah dicatat dalam literatur medis.

Sebelumnya, pria tertinggi di dunia juga berasal dari Turki. Pria tersebut memiliki tinggi 8 kaki 2,8 inci atau sekitar 2,18 meter pada tahun 2018 lalu.

(sao/up)