Jumat, 31 Des 2021 14:01 WIB

Positif COVID-19 Saat Naik Pesawat, Wanita Ini Isolasi Diri di Toilet

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi pesawat Seorang wanita mengisolasi diri di toilet pesawat usai terbukti positif COVID-19. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Seorang wanita mengunci dirinya di kamar mandi pesawat usai dinyatakan positif COVID-19. Ia menetap di sana selama beberapa jam sebelum pesawat sampai di tujuannya.

Hal ini dialami wanita asal Chicago bernama Marisa Fotieo yang melakukan penerbangan dari Chicago ke Reykjavik, Islandia, pada 19 Desember lalu. Berikut kronologinya.

Sebelum melakukan perjalanan, Fotieo melakukan dua tes PCR dan sekitar 5 kali tes cepat. Awalnya semua tes yang dilakukannya itu hasilnya negatif.

Namun, di tengah perjalanan Fotieo mulai merasa kurang sehat. Ia merasakan sakit tenggorokan dan memutuskan untuk melakukan tes cepat COVID-19.

"Roda mulai berputar di otak saya dan saya berpikir, 'Oke, saya akan pergi melakukan tes saja.' Itu akan membuat saya merasa lebih baik. Dan ternyata positif," kata Fotieo yang dikutip dari CNN, Jumat (31/12/2021).

Saat diwawancara CNN, Fotieo mengaku telah divaksin lengkap dan juga sudah mendapat vaksin booster, sebab dirinya merupakan seorang guru di Chicago. Ia pun rutin melakukan tes COVID-19.

Ketika terbukti positif COVID-19, Fotieo mulai panik. Sebab, kini dirinya tengah berada di atas Samudra Atlantik.

Agar tidak menulari orang lain, Fortieo akhirnya mengunci dirinya di dalam toilet selama sisa waktu perjalanannya. Ia pun dibantu oleh salah satu pramugari bernama Ragnhildur Eiríksdóttir atau Rocky.

"Pramugari pertama yang saya temui adalah Rocky. Saya histeris, saya menangis. Saya khawatir untuk keluarga saya yang baru saja makan malam dengan saya. Saya khawatir untuk orang lain di pesawat. Saya juga mengkhawatirkan diri saya sendiri," jelasnya.

"Saya memilih untuk tetap di kamar mandi, karena saya tidak ingin berada di sekitar orang lain dalam penerbangan," kata Fotieo.

Ia pun meletakkan sebuah catatan di pintu kamar mandi dan mengatakan bahwa toilet itu tidak berfungsi. Selama di sana, Rocky terus mengecek keadaan Fotieo dan memberikannya makanan serta minuman.

Karantina di Islandia

Saat pesawat mendarat di Islandia, ia melakukan tes cepat dan PCR di bandara, dan hasilnya positif. Sementara ayah dan saudara laki-lakinya yang ikut dalam penerbangan tersebut masih bisa melanjutkan penerbangan ke Swiss.

Fotieo kemudian dibawa ke hotel Palang Merah dan dikarantina selama 10 hari yang diabadikannya di akun TikTok miliknya. Selama di sana, dokter memeriksa kondisinya tiga kali sehari, memberikannya makananan, dan obat-obatan.

Usai menjalani karantina, Fotieo akhirnya bisa kembali melanjutkan perjalanannya. Ia juga menemui Rocky sebelumnya.

"Dari pengalaman ini saya memiliki teman baru dan saya memiliki pandangan baru tentang berapa banyak yang harus dilakukan pramugari. Rocky dan awak pesawat memiliki saya, tetapi mereka juga memiliki penumpang lain untuk ditangani dalam penerbangan," pungkasnya.



Simak Video "Epidemiolog Ingatkan Klaster Super Spreader Saat Malam Tahun Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)