Selasa, 14 Jun 2022 12:30 WIB

Cerita Lengkap Wanita Tangsel yang Wajahnya Kaku, Dikira Gegara Kipas Angin

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Bells palsy Cerita lengkap wanita Tangsel yang wajahnya kaku, dikira gegera kipas angin (Foto: Tangkapan layar TikTok @juliyuliaa)
Jakarta -

Cerita Lengkap Wanita Tangsel yang Wajahnya Kaku, Dikira Gegara Kipas Angin

[Seorang wanita asal Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluh wajahnya kaku, ternyata ia mengidap Bell's palsy. Begini kronologi kejadiannya.]

Seorang wanita asal Pamulang, Tangerang Selatan, mengeluh wajahnya kaku karena salah satu matanya sulit menutup dan bibir bagian kanan tidak bisa digerakan. Awalnya wanita yang diketahui bernama Yulia Zahra ini, tidak mengetahui apa yang menjadi pemicu kondisinya tersebut.

Banyak dari netizen yang menyebut kondisi Yulia Zahra mirip penyakit yang dialami Justin Bieber.

"Mata sebelah susah nutup, bibir kanan gabisa naik, senyum gabisa simetris," kata pemilik akun TikTok @juliyuliaa, yang belakangan videonya sudah ditonton jutaan orang, dikutip detikcom Selasa (14/6/2022).

Kronologi Kejadian

Saat dihubungi detikcom, wanita yang akrab disapa Yulia itu menceritakan bahwa ia pertama kali merasakan gejala Bell's palsy sekitar dua bulan lalu, tepatnya usai santap sahur. Gejala yang timbul pertama yakni mata bagian kanan tidak menutup sempurna.

"Dari abis masak sahur, mata aku sebelah kanan nggak tutup sempurna. Aku mikirnya kurang istirahat karena begadang," kata Yulia kepada detikcom, Senin (13/6/2022).

Mengira dirinya hanya kelelahan, Yulia memutuskan untuk tidur usai menjalankan shalat Subuh. Namun ketika bangun, kondisi matanya tidak kunjung membaik.

"Paginya aku bangun, ternyata mata nggak better. Aku record, ternyata mata sebelah nggak kedip. Aku ngaca lagi, pas aku senyum emang beneran cuma sebelah, jadi aku kira mata doang tadinya. Aku cari di Google, ada yang bilang kemungkinan Bell's palsy," ujarnya.

Menyadari ada kemungkinan dirinya mengidap Bell's palsy, Yulia bergegas melakukan pengecekan di salah satu rumah sakit di Pamulang, Tangerang Selatan.

"Pas ke dokter saraf, dibilang itu Bell's palsy dan cenderung banyak menjangkit ibu hamil karena aku lagi hamil juga," tambahnya.

Pengobatan Bell's palsy

Dalam ceritanya, Yulia curiga penyebab Bell's palsy yang dialaminya karena kondisi imun tubuhnya sedang rendah. Namun, dokter saraf Yulia mengira salah satu penyebabnya karena paparan angin secara langsung.

"Kata dokter imun ibu hamil dibagi dua, buat baby dan buat ibunya. Mungkin karena imunku lagi kurang dan kena AC dan kipas, dibilang dokter kipasnya dikurangi. Posisi kipasku juga di sebelah kanan, nah kebetulan bagian wajah yang sakit sebelah kanan," cerita Yulia.

Berdasarkan penjelasan dokter, Bell's palsy yang diidap Yulia bisa sembuh dalam kurun waktu tiga minggu dengan bantuan obat dan fisioterapi. Lantaran tengah mengandung, ia memilih tidak meminum obat dan hanya melakukan fisioterapi.

"Penyakitnya belum sembuh sudah dua bulan. Aku udah enam kali fisioterapi dan itu emang proses penyembuhannya lama... Banyak yang nyaranin akupuntur, jadi aku sekarang akupuntur sih, udah tiga kali. Sudah lebih baik," jelas Yulia.



Simak Video "Konten Negatif Kok Cenderung Mudah Viral?"
[Gambas:Video 20detik]
(any/up)