ADVERTISEMENT

Sabtu, 25 Jun 2022 15:35 WIB

Idap Penyakit Langka, Wanita Ini Terus Melahirkan Punya 44 Anak di Usia 40 Tahun

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Ibu Hamil Ilustrasi ibu hamil (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Jakarta -

Seorang ibu asal Uganda, Afrika Timur, bernama Mariem Nabatanzi (43) menjadi pemegang rekor dunia dengan anak terbanyak. Bagaimana tidak? Ia diketahui telah melahirkan 44 anak saat berusia 40 tahun.

Wanita asal Uganda tersebut, diperingatkan oleh dokter bahwa dirinya bisa menderita masalah kesehatan yang parah jika tidak berhenti melahirkan.

Ia diketahui telah melahirkan empat pasang anak kembar, lima pasang kembar tiga, dan lima pasang kembar empat. Hanya sekali dia melahirkan seorang anak tunggal, tetapi enam dari anaknya meninggal. Sementara sang suami meninggalkannya dan melarikan diri dengan uang keluarga, meninggal Mariem dengan 38 anak - 20 anak laki-laki dan 18 anak perempuan.

Dikutip dari New York Post, Sabtu (25/6/2022), Mariem dinikahkan oleh orang tuanya ketika berusia 12 tahun. Kemudian saat berusia 13 tahun, ia melahirkan anak pertamanya.

Pihak dokter mengatakan bahwa Mariem memiliki ovarium besar yang tidak normal. Kondisi ini disebut hiperovulasi.

Meski sudah diberikan alat kontrasepsi, namun tak kunjung berfungsi dan malah akan menimbulkan masalah kesehatan yang parah. Perawatan untuk hiperovulasi memang sudah ada, tapi sulit diakses di pedesaan Uganda.

Sementara menurut dr Charles Kiggundu, ahli ginekolog di Rumah Sakit Mulago, Kampala, Uganda, kemungkinan besar penyebab kesuburan ekstrem Mariem adalah keturunan.

"Kasusnya adalah kecenderungan genetik untuk hiperovulasi - di mana melepaskan banyak telur dalam satu siklus. Secara signifikan, dapat meningkatkan kemungkinan memiliki banyak kelahiran," katanya.

Kabar terbaru, di usianya yang ke-43, ia diminta untuk berhenti memiliki anak. Dia diberitahu bahwa dokter telah memotong rahimnya.

"Dia telah memotong rahim saya dari dalam," ujar Mariem.



Simak Video "HUT ke-77 RI, Epidemiolog Apresiasi Pengendalian Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(any/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT