ADVERTISEMENT

Kamis, 21 Jul 2022 22:00 WIB

Diduga Terlalu Ekstrem Saat Seks, Eks Pemain Rugby Ini Meninggal Dunia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Intimate moment of two lovers in shower, sexual desire and passion, relationship. ilustrasi seks Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion
Jakarta -

Seorang pria diduga meninggal dunia selama melakukan permainan seks yang terlalu ekstrem dengan pasangannya. Tak hanya itu, pasangannya juga mengalami luka yang mengerikan dan berlumuran darah.

Kejadian nahas ini dialami oleh mantan pemain rugby Inggris, Ricky Bibiy. Atlet berusia 40 tahun itu ditemukan tewas di Hotel Continentale di Florence, Italia, pada Sabtu (16/7/2022).

Kronologi Kejadian

Awalnya, Bibiy tiba di Tuscany, Italia, bersama seorang wanita dari Manchester sehari sebelum kejadian. Dikutip dari New York Post, keduanya check in di Hotel Continentale pada hari Sabtu pukul 3 pagi waktu setempat.

Saksi melaporkan keduanya masuk ke hotel dalam keadaan mabuk. Tetapi, tidak jelas apakah mereka mabuk karena alkohol atau obat-obatan.

Namun, beberapa jam kemudian wanita yang bersama Bibiy berlari di lorong hotel dengan kondisi setengah telanjang. Ia juga menangis meminta tolong dalam keadaan berlumuran darah.

Saat itu, Bibiy ditemukan tewas di dalam kamar hotel. Para penyidik memindahkan benda-benda yang mungkin digunakan untuk menyakiti pasangannya saat berhubungan seks.

"Tidak ada tanda-tanda ada orang lain yang berada di ruangan selain pasangan itu," kata seorang sumber informasi yang dikutip dari NYPost, Kamis (21/7/2022).

"Seorang petugas medis saat ini tengah memeriksa luka-lukanya untuk mencari tahu penyebab kematiannya," sambungnya.

Kemungkinan Serangan Jantung

Sumber tersebut mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, Bibiy kemungkinan meninggal karena serangan jantung selama 'permainan seks yang kasar itu'.

Sementara wanita 44 tahun yang bersamanya itu menderita luka luar, termasuk di lehernya, dan dilarikan ke rumah sakit Careggi Florence untuk operasi mengatasi pendarahannya.

Pemeriksaan post-mortem akan dilakukan pada hari Kamis untuk menentukan penyebab kematian Bibiy. Tim penyelidik juga telah menghubungi polisi Inggris untuk informasi latar belakang yang dapat membantu penyelidikan mereka.

"Kemungkinan itu serangan jantung tetapi hasil pemeriksaan mayat akan mengkonfirmasi itu," kata sumber tersebut yang dikutip dari News.com.au.

"Bibiy tidak memiliki tanda yang jelas dari cedera yang dapat menyebabkan kematiannya dan tidak ada orang ketiga yang terlibat. Sampel diambil untuk menentukan apakah ada obat, Viagra, atau zat lain," jelasnya.

Sementara wanita yang bersama Bibiy mengalami cedera yang serius dan trauma. Saat ini, kondisinya stabil dan akan diinterogasi terkait kasus kematian Bibiy.



Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT