Wanita Usia 22 Tahun Sakit Saat Pakai Pembalut, Ternyata Penyakit Ini Gegaranya

ADVERTISEMENT

Wanita Usia 22 Tahun Sakit Saat Pakai Pembalut, Ternyata Penyakit Ini Gegaranya

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Minggu, 24 Jul 2022 15:21 WIB
Closeup sick woman with hands holding pressing her crotch isolated on background
Ilustrasi vagina (Foto: Getty Images/iStockphoto/champja)
Jakarta -

Seorang videografer asal Virginia, Amerika Serikat, bernama Bailey Krawczyk (22), membagikan pengalaman hidupnya yang tak biasa. Diketahui ia mengidap salah satu penyakit yang diklasifikasikan sebagai penyakit organ reproduksi yakni vaginismus.

Kisahnya berawal saat ia berusia 13 tahun. Saat itu, teman-teman seusianya sudah menggunakan tampon sebagai pembalut. Namun saat Bailey berusaha menggunakannya, ia malah merasa kesakitan.

"Saya pertama kali mencoba memasang tampon saat saya duduk di bangku kelas delapan, tetapi saya tidak pernah bisa menggunakannya," kata Bailey, dikutip dari Daily Star, Minggu (24/7/2022).

Awalnya, Bailey berpikir tubuhnya masih dalam masa pertumbuhan sehingga sulit untuk menggunakan tampon. Kemudian ketika ia sudah berusia 21 tahun, jenis pembalut itu masih membuatnya kesakitan.

Kemudian pada Desember 2020, Bailey memutuskan untuk melakukan pengecekan ke spesialis obgyn dan dinyatakan mengidap vaginismus. Menurut penjelasan sang dokter, vaginismus bisa disembuhkan dengan terapi dasar seperti latihan dasar panggul, dilator vagina, dan psikoterapi.

"Pada Desember 2020, saya pergi ke obgyn dan dokter merujuk saya melakukan terapi dasar panggul. Saya didiagnosis menderita vaginismus," jelasnya.

Mendapati dirinya mengidap vaginismus, Bailey tersadar bahwa pendidikan agamanya yang taat dan kepercayaannya pada mitos tentang seks sangat menakutkan serta menyakitkan, menyebabkan ketakutan akan penetrasi.

"Vaginismus adalah kondisi yang disebabkan oleh stres dan trauma, jadi ini kondisi yang sulit untuk diatasi. Bukan hanya mempengaruhi kondisi fisik, tetapi juga berpengaruh pada kondisi mental," imbuhnya.

Dikutip dari Healthline, vaginismus adalah kondisi kejang otot di sekitar area vagina secara tidak sadar ketika ada upaya untuk memasukkan sesuatu ke dalam vagina. Kondisi ini dapat memicu rasa sakit saat berhubungan seksual. Saat pasangan ingin melakukan penetrasi, otot vagina secara tidak sadar akan mengencang dan penis menjadi seperti 'terjepit'.

Di samping faktor penyebab emosional seperti rasa cemas dan peristiwa traumatis, vaginismus juga bisa dipicu oleh kondisi fisik berupa:

  • Adanya infeksi, seperti infeksi saluran kemih atau jamur
  • Riwayat kanker atau lichen sclerosis
  • Persalinan
  • Menopause
  • Riwayat operasi panggul
  • Kurangnya pemanasan sebelum bercinta
  • Lubrikasi vagina yang tidak mencukupi
  • Efek samping obat


Simak Video "Cara Sembuhkan Vaginismus"
[Gambas:Video 20detik]
(any/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT