ADVERTISEMENT

Jumat, 05 Agu 2022 14:30 WIB

Ngeri! Niat Kurus dengan Sedot Lemak, Wanita Ini Malah Meninggal

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
ilustrasi operasi Ilustrasi sedot lemak (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Memilih ahli bedah plastik tentu tak boleh sembarangan. Sebab, bisa berujung fatal seperti kisah wanita ini.

Sebuah laporan otopsi baru-baru ini mengungkapkan fakta terkait kasus Mary Jane Thomas, istri penyanyi country Hank Williams Jr. Menurut hasil tersebut, Jane meninggal karena komplikasi dari sedot lemak.

Hal tersebut bisa terjadi saat paru-paru Jane kolaps karena tertusuk saat menjalani sedot lemak tersebut. Menyoroti hal itu, ahli bedah plastik Beverly Hills, Michael K Obeng, mengatakan, seorang dokter bisa tanpa sengaja menusuk paru-paru atau organ lain selama prosedur sedot lemak jika ceroboh atau tidak fokus.

"Jadi orang mengira sedot lemak adalah operasi yang sangat mudah, tapi itu salah satu operasi yang setiap kali saya melakukannya, saya harus tahu persis di mana ujung kanula (tabung hisap). Itu bisa berbahaya," kata Obeng, dikutip dari Insider, Jumat (5/8/2022).

Sedot lemak merupakan prosedur untuk menghilangkan sel-sel lemak dengan menyedotnya menggunakan alat logam besar. Meski tergolong aman, orang berusia 45 tahun ke atas, perokok kronis, dan orang dengan berat badan berlebih berisiko mengalami komplikasi.

Kebanyakan dokter tidak lagi melakukan sedot lemak dengan volume tinggi, atau menyedot lebih dari enam liter lemak karena risiko komplikasi yang lebih tinggi. Karenanya, American Society of Plastic Surgeons merekomendasikan untuk memilih dokter bersertifikat dengan setidaknya enam tahun pelatihan bedah setelah sekolah kedokteran.



Simak Video "Konten Negatif Kok Cenderung Mudah Viral?"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT